Putin: Amerika Dalang di Balik Kudeta di Ukraina

Senin, 16 Maret 2015 - 08:40 WIB
Putin: Amerika Dalang...
Putin: Amerika Dalang di Balik Kudeta di Ukraina
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan, kudeta bersenjata di Ukraina didalangi oleh Amerika Serikat (AS). Pernyataan Putin itu mengacu pada awal pecahnya krisis Ukraina yang berujung dengan lengsernya Presiden Viktor Yanukovych dan diganti pemerintahan sekarang yang dipimpin Presiden Petro Poroshenko.

Tuduhan Putin bahwa Washington di balik kudeta Yanukovych—sekutu Moskow—, muncul dalam sebuah video documenter yang diputar stasiun televisi Rossiya 1, Minggu (15/3/2015). Menurut Putin, Washington mencoba untuk bersembunyi di balik Eropa terkait perannya dalam krisis Ukraina, namun Moskow mampu melihat trik AS itu.

”Trik itu adalah lahirnya oposisi (Ukraina di era rezim Yanukovych) yang sebagian besar dilakukan oleh orang Eropa. Tapi kami tahu pasti bahwa dalang yang sebenarnya adalah teman-teman Amerika kami,” kata Putin dalam video dokumenter berujudul “Crimea - The Way Home”.

”Mereka (AS) membantu melatih kelompok nasionalis, kelompok bersenjata di Ukraina Barat, di Polandia dan sampai batas tertentu di Lithuania,” ujar Putin. ”Mereka memfasilitasi kudeta bersenjata.”

Menurut Putin, negara-negara Barat terus berupaya untuk mencegah reunifikasi Crimea dengan Rusia. ”Dengan cara apapun, dalam format apapun dan di bawah skema apapun,” imbuh Putin.

Tak hanya kudeta bersenjata, masih menurut Putin, Viktor Yanukovych usai digulingkan sebagai Presiden Ukraina kala itu juga jadi target pembunuhan. Namun, Putin bergerak cepat untuk menyelamatkan sekutunya itu.

Pemerintah AS belum menanggapi tuduhan terbaru dari Presiden Putin ini. AS dan negara-nagara Barat sampai saat ini tidak pernah mengakui bergabungnya Crimea ke Rusia usai lepas dari Ukraina.
(mas)
Berita Terkait
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
37 menit yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
1 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
2 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
3 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved