Australia Harus Jamin Keselamatan Diplomat Indonesia

Rabu, 04 Maret 2015 - 18:56 WIB
Australia Harus Jamin...
Australia Harus Jamin Keselamatan Diplomat Indonesia
A A A
JAKARTA - Australia harus menjamin keamanan dan keselamatan semua diplomat dan kantor perwakilan Indonesia setelah terjadinya teror cairan mirip darah di KJRI Sydney, kemarin.

Hal itu disampaikan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juana, Rabu (4/3/2015). Menurutnya, dalam hubungan diplomasi antar-negara, negara penerima diplomat suatu negara wajib menjamin keamanan diplomat serta kantornya.

"Pemerintah perlu meminta pemerintah Australia dan kepolisiannya untuk memberi jaminan keamanan bagi semua kantor perwakilan Indonesia di Australia menjelang pelaksanaan hukuman mati," ujar Hikmahanto dalam rilisnya yang diterima Sindonews.

Menurut Hikmahanto, Indonesia melakukan kewajiban ini dengan menempatkan sejumlah anggota Polri baik di kedutaan perwakilan negara sahabat maupun di kediaman kepala perwakilan. Hal yang sama juga harus dilakukan oleh otoritas Australia jelang pelaksanaan hukuman mati.

"Pemerintah Australia akan dipersalahkan dan bertanggung jawab secara hukum internasional bila gagal menjamin keselamatan para diplomat Indonesia dan keamanan di kantor perwakilan," katanya.

Hikmahanto juga meminta publik di Indonesia tidak terpancing dan harus memaklumi protes dari sebagian masyarakat di Australia atas pelaksanaan hukuman mati terhadap dua warganya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

"Apapun tindakan tersebut, termasuk teror yang ditujukan, pemerintah tidak boleh goyah dalam kebijakan pelaksanaan hukuman mati yang masuk dalam hitungan hari. Sikap pemerintah sudah tepat yang menyesalkan kejadian pelemparan cat merah dalam balon (di KJRI Sydney)," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
21 menit yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
1 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
3 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
4 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
5 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved