Duo Bali Nine Bakal Didor, Australia Terus Mohon Ampun ke RI

Rabu, 04 Maret 2015 - 17:08 WIB
Duo Bali Nine Bakal...
Duo Bali Nine Bakal Didor, Australia Terus Mohon Ampun ke RI
A A A
CANBERRA - Duo Bali Nine asal Australia bakal dieksekusi regu tembak Indonesia setelah mereka dibawa ke Nusakambangan. Pemerintah federal dan oposisi Australia pun terus memohon ampun kepada Indonesia agar eksekusi dibatalkan.

Sebelum dua gembong narkoba sindikat Bali Nine asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, didor regu tembak Indonesia, Australia dipastikan menerima pemberitahuan 72 jam sebelumnya. Meski sudah dipindahkan dari penjara Kerobokan, Bali ke Nusakambangan, pelaksanaan eksekusi terhadap duo Bali Nine itu belum dipastikan.

Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, tidak menyerah untuk memohon ampun kepada Indonesia agar membatalkan eksekusi. ”Atas nama parlemen, saya dengan hormat memohon presiden Indonesia agar ia mengampuni nyawa dua warga negara Australia ini,” kata Bishop, Rabu (4/3/2015). (Baca: Jelang Eksekusi Duo Bali Nine di Indonesia, PM Abbott Berontak)

Menlu Bishop telah berbicara dengan keluarga dua gembong narkoba itu beberapa hari sebelumnya. ”Seperti yang dapat Anda bayangkan mereka hancur, tapi mereka hanya hidup dari hari ke hari,” ujar Bishop, seperti dilansir Sky News.

Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) telah menolak grasi duo Bali Nine beberapa bulan lalu. Sejak itu, pemerintah Indonesia mencari tanggal untuk melaksanakan eksekusi terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. (Baca: Ketika "Godfather" Bali Nine Menuju Regu Tembak Indonesia)

Sementara itu, juru bicara partai buruh (oposisi) untuk urusan luar negeri, Tanya Plibersek, juga ikut memohon ampun kepada pemerintah dan rakyat Indonesia. ”Kami akan memohon kepada pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia untuk mengampuni nyawa dua pemuda yang telah membuat transformasi besar dalam hidup mereka, dan yang membuat transformasi besar dalam kehidupan orang lain juga,” kata Plibersek. (Baca juga: Abbott: Eksekusi Bikin Jutaan Rakyat Australia Sakit Perut)

Pemimpin oposisi Australia, Bill Shorten mengatakan Australia tidak meminta Andrew Chan dan Myuran Sukumaran untuk dimaafkan atau dibebaskan, hanya saja Australia memohon agar mereka tidak dieksekusi.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
55 menit yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
1 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
2 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
2 jam yang lalu
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved