Soal Pengiriman Senjata ke Ukraina, Obama Masih Pikir-pikir
Selasa, 10 Februari 2015 - 14:52 WIB
Soal Pengiriman Senjata ke Ukraina, Obama Masih Pikir-pikir
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) mulai memikirkan ulang rencana untuk mengirimkan senjata ke Ukraina. Dirinya mengaku akan memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada para pemimpin Eropa untuk melakukan diplomasi dalam menyelesaikan konflk Ukraina.
"Prospek untuk mengirimkan bantuan militer ke Ukraina sangat rendah," ucap Obama, paska melakukan pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Melansir Channel News Asia, Selasa (10/2/2015), dalam pertemuan itu, Merkel dikabarkan memberikan sedikit wejangan kepada Obama.
Pemimpin Jerman itu mengatakan, pengiriman senjata hanya akan meningkatkan ketegangan di Ukraina. Namun, Obama juga menyatakan, dirinya akan kembali mempertimbangkan semua opsi yang ada, termasuk pengiriman senjata, jika diplomasi yang dilakukan oleh Merkel dan pemimpin Eropa lainnya menemui jalan buntu.
"Jika pada faktanya upaya diplomasi tersebut gagal, saya telah meminta kepada tim saya untuk kembali mempertimbangkan semua pilihan yang ada," ucap Obama. "Apa ada cara lain yang bisa merubah pola pikir (Vladimir) Putin?" tanya Obama.
"Pengiriman senjata ke Ukraina adalah salah satu pilihan yang kami miliki. Tapi, sampai saat ini saya belum membuat keputusan apapun," Obama menambahkan.
Sebelumnya, Putin mengatakan, rencana AS untuk mengirimkan senjata ke Ukraina sama saja dengan menabuh genderang perang dengan Rusia. Dirinya menegaskan, Rusia tidak akan diam saja jika AS benar-benar melakukan hal tersebut.
"Prospek untuk mengirimkan bantuan militer ke Ukraina sangat rendah," ucap Obama, paska melakukan pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Melansir Channel News Asia, Selasa (10/2/2015), dalam pertemuan itu, Merkel dikabarkan memberikan sedikit wejangan kepada Obama.
Pemimpin Jerman itu mengatakan, pengiriman senjata hanya akan meningkatkan ketegangan di Ukraina. Namun, Obama juga menyatakan, dirinya akan kembali mempertimbangkan semua opsi yang ada, termasuk pengiriman senjata, jika diplomasi yang dilakukan oleh Merkel dan pemimpin Eropa lainnya menemui jalan buntu.
"Jika pada faktanya upaya diplomasi tersebut gagal, saya telah meminta kepada tim saya untuk kembali mempertimbangkan semua pilihan yang ada," ucap Obama. "Apa ada cara lain yang bisa merubah pola pikir (Vladimir) Putin?" tanya Obama.
"Pengiriman senjata ke Ukraina adalah salah satu pilihan yang kami miliki. Tapi, sampai saat ini saya belum membuat keputusan apapun," Obama menambahkan.
Sebelumnya, Putin mengatakan, rencana AS untuk mengirimkan senjata ke Ukraina sama saja dengan menabuh genderang perang dengan Rusia. Dirinya menegaskan, Rusia tidak akan diam saja jika AS benar-benar melakukan hal tersebut.
(esn)