Ukraina Dikhawatirkan Jadi Medan Perang Besar AS dan Rusia

Selasa, 03 Februari 2015 - 09:56 WIB
Ukraina Dikhawatirkan...
Ukraina Dikhawatirkan Jadi Medan Perang Besar AS dan Rusia
A A A
KIEV - Situasi di Ukraina semakin memanas, setelah Amerika Serikat (AS) memberi sinyal untuk memasok senjata mematikan kepada Ukraina. Para ahli mengkhawatirkan Ukraina akan menjadi medan perang besar antara AS dan Rusia.

Kemarin, kelompok separatis juga mengobarkan perang besar dengan memobolisasi sekitar 10 ribu pasukan dalam tempo 10 hari. Ukraina terus menuding separatis di Ukraina timur yang semakin kuat didukung penuh Rusia. (Baca: Separatis Deklarasikan Perang Besar Lawan Kiev)

Ukraina memberi contoh, senjata dan seragam besi yang dipakai separatis adalah milik Rusia. Tank-tank tempur yang dipakai separatis, menurut Ukraina juga berasal dari Rusia.

Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, telah melobi parlemen AS agar Washington memasok peralatan militer ke Kiev.”Seseorang tidak bisa memenangkan perang dengan selimut. Dan tidak bisa menjaga perdamaian dengan selimut,” kata Poroshenko. (Baca juga: Amerika Beri Sinyal Pasok Senjata ke Ukraina)

Semalam muncul laporan yang dirilis delapan delapan mantan pejabat senior AS, bahwa sudah waktunya bagi Washington untuk menyediakan bantuan senilai US$ 3 miliar dalam bentuk peralatan militer kepada Ukraina.

”Ada risiko nyata sekarang bahwa kita akan berakhir dalam perang dengan Rusia,” kata Fiona Hill, pakar dari Brookings Center di Washington.

”Sejauh (Presiden Rusia) Vladimir Putin khawatir bahwa kita (AS) sudah dalam satu misi, perang ekonomi dan keuangan, dan jika kita mulai mengirim senjata (ke Ukraina)maka kita telah membuat pijakan,” lanjut Hill.

Nick de Larrinaga, editor editor IHS Jane’s Defence Weekly di London, mengatakan ada ada risiko yang membuat AS benar-benar berhadapan dengan Rusia di Ukraina.

”Konflik sedang digambarkan oleh Kremlin untuk berdiri ke arah Barat, dengan menganggap Kiev (Ukraina) adalah pion dari NATO,” kata Larrinaga, seperti dikutip news.com.au, Selasa (3/1/2015).”Menyediakan bantuan mematikan akan memenuhi ramalan itu, dan bahkan bisa membuat posisi Rusia mengeras.”

Rusia belum merespons sinyal AS yang akan memasok senjata mematikan ke Ukraina. Tapi, jauh hari Moskow sudah memperingatkan Washington akan ada risiko besar jika Ukraina dipasok senjata mematikan.
(mas)
Berita Terkait
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
24 menit yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
1 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
2 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
10 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
12 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
13 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved