Sindir China, Obama Desak Kebebasan Navigasi di Asia
Selasa, 27 Januari 2015 - 15:10 WIB
Sindir China, Obama Desak Kebebasan Navigasi di Asia
A
A
A
NEW DELHI - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, mendesak kebebasan navigasi di Asia-Pasifik. Desakan Obama itu sekaligus menyindir China yang dianggap berkuasa penuh atas Laut China Selatan.
Komentar Obama muncul saat berkunjung ke New Delhi, India. ”Amerika Serikat menyambut peran yang lebih besar bagi India di Asia Pasifik, di mana kebebasan navigasi harus ditegakkan dan perselisihan harus diselesaikan secara damai,” kata Obama dalam pidatonya, Selasa (27/1/2015).
Presiden Obamaberkomentar setelah mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang telah mengambil sikap lebih tegas pada China ketimbang pendahulunya.
AS, seperti dikutip Sky News, berupaya menghidupkan kembali aliansi di Asia-Pasifik sebagai bagian dari “poros timur”. Obama melihat India sebagai penyeimbang dari kekuatan China.
Beijing telah mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan, yang merupakan jalur maritim untuk perdagangan global. Namun, klaim China itu memicu sengketa teritorial dengan sejumlah negara di Asia Tenggara.
Komentar Obama muncul saat berkunjung ke New Delhi, India. ”Amerika Serikat menyambut peran yang lebih besar bagi India di Asia Pasifik, di mana kebebasan navigasi harus ditegakkan dan perselisihan harus diselesaikan secara damai,” kata Obama dalam pidatonya, Selasa (27/1/2015).
Presiden Obamaberkomentar setelah mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang telah mengambil sikap lebih tegas pada China ketimbang pendahulunya.
AS, seperti dikutip Sky News, berupaya menghidupkan kembali aliansi di Asia-Pasifik sebagai bagian dari “poros timur”. Obama melihat India sebagai penyeimbang dari kekuatan China.
Beijing telah mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan, yang merupakan jalur maritim untuk perdagangan global. Namun, klaim China itu memicu sengketa teritorial dengan sejumlah negara di Asia Tenggara.
(mas)