Jepang Berpacu dengan Waktu untuk Tebus 2 Sandera ISIS

Jum'at, 23 Januari 2015 - 16:16 WIB
Jepang Berpacu dengan...
Jepang Berpacu dengan Waktu untuk Tebus 2 Sandera ISIS
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang kini berpacu dengan waktu untuk menebus dua warganya yang disandera dan akan dipenggal algojo ISIS.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, pada Jumat (23/1/2015) telah mendesak Dewan Keamanan Nasional bersidang untuk membahas penebusan dua warga Jepang yang disandera kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Algojo ISIS telah mengancam akan memenggal dua warga Jepang, Kenji Goto dan Haruna Yukawa. Dalam video yang dirilis ISIS pada Selasa lalu, algojo ISIS mengatakan, kedua warga Jepang itu bisa bebas jika pemerintah Jepang menebus mereka dengan uang sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp2,5 triliun.

Batas waktu yang diberikan ISIS hanya 72 jam sejak Selasa lalu. Batas waktu itu diyakini habis pada hari ini. (Baca: Ibu Wartawan Jepang: Kenji Bukan Musuh ISIS, Bebaskanlah)

Sejak didesak Abe, para pejabat Dewan Keamanan Nasional Jepang langsung menggelar pertemuan di kediaman Abe di Tokyo. Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Taro Aso, Menteri Luar Negeri Fumio Kishida dan juga perwakilan Layanan Khusus Jepang turut hadir dalam rapat penting itu.

”Kami melakukan yang terbaik untuk melepaskan warga (Jepang),” kata Abe setelah rapat kabinet pagi tadi, seperti dikutip Itar-Tass. Menteri Luar Negri Fumio Kishida menolak untuk mengungkap isi pembicaraan dalam rapat untuk pembebasan dua sandera ISIS.

Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, Yasuhide Nakayama, yang saat ini berada di Ibu Kota Yordania, Amman, telah berkoordinasi sebagai upaya pemerintah Jepang untuk membebaskan dua warganya. Dia berharap, pemerintah Jepang dan ISIS bisa mencapai kesepakatan agar kedua warga Jepang itu selamat.
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
1 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
2 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
6 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
7 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
7 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved