Kartun Charlie Hebdo Mulai 'Makan' Korban, 4 Tewas di Niger
Sabtu, 17 Januari 2015 - 10:22 WIB
Kartun Charlie Hebdo Mulai 'Makan' Korban, 4 Tewas di Niger
A
A
A
ZINDER - Protes terhadap majalah Charlie Hebdo yang menerbitkan kartun Nabi Muhammad di sampulnya mulai memakan korban jiwa. Di Niger, demo anti-Charlie Hebdo berujung rusuh dengan empat orang tewas.
Empat orang yang tewas dalam demo anti-Charlie Hebdo di Niger, adalah tiga warga sipil dan seorang polisi. Demo di Niger bersamaan denga demo yang dilakukan warga Muslim di seluruh dunia usai salat Jumat kemarin.
”Ada satu polisi tewas dan tiga warga sipil," kata satu sumber polisi di Niger kepada Reuters, yang dilansir Sabtu (17/1/2015). ”Beberapa demonstran bersenjatakan busur dan anak panah. Terjadi bentrokan yang sangat keras di beberapa tempat,” kata sumber itu.
Di Franco-Nigerien Cultural Center (CCFN), di wilayah Zinder, asap tampak membumbung setelah terjadi aksi pembakaran dalam demo anti-Charlie Hebdo, usai salat Jumat.
Di Zinder, demo anti-Charlie Hebdo memicu konflik agama, di mana massa yang marah atas ulah majalah Charlie Hebdo, membakar gereja dan menyerbu toko-toko milik warga Kristen.
Sebuah pusat kebudayaan Prancis juga dibakar oleh sekitar 50 demonstran.Massa berteriak ”Charlie adalah setan”.
Empat orang yang tewas dalam demo anti-Charlie Hebdo di Niger, adalah tiga warga sipil dan seorang polisi. Demo di Niger bersamaan denga demo yang dilakukan warga Muslim di seluruh dunia usai salat Jumat kemarin.
”Ada satu polisi tewas dan tiga warga sipil," kata satu sumber polisi di Niger kepada Reuters, yang dilansir Sabtu (17/1/2015). ”Beberapa demonstran bersenjatakan busur dan anak panah. Terjadi bentrokan yang sangat keras di beberapa tempat,” kata sumber itu.
Di Franco-Nigerien Cultural Center (CCFN), di wilayah Zinder, asap tampak membumbung setelah terjadi aksi pembakaran dalam demo anti-Charlie Hebdo, usai salat Jumat.
Di Zinder, demo anti-Charlie Hebdo memicu konflik agama, di mana massa yang marah atas ulah majalah Charlie Hebdo, membakar gereja dan menyerbu toko-toko milik warga Kristen.
Sebuah pusat kebudayaan Prancis juga dibakar oleh sekitar 50 demonstran.Massa berteriak ”Charlie adalah setan”.
(mas)