Polwan Ditabrak di Luar Istana Presiden, Prancis Diteror Lagi?
Kamis, 15 Januari 2015 - 17:07 WIB
Polwan Ditabrak di Luar Istana Presiden, Prancis Diteror Lagi?
A
A
A
PARIS - Seorang polisi wanita (Polwan) sengaja ditabrak pengemudi mobil di luar istana Presiden Prancis, Francois Hollande. Namun, pemerintah Prancis belum memastikan apakah itu bentuk teror baru terhadap Prancis atau bukan.
Negara itu pada pekan lalu jadi target teror selama tiga hari berturut-turut. Selain kantor majalah satir, Charlie Hebdo, teror juga menyasar supermarket Yahudi di Paris. Total 17 orang tewas dalam teror beruntun di Prancis.
Dalam insiden terbaru hari ini (15/1/2015), setelah menabrak Polwan hingga terluka, empat orang yang ada di dalam mobil tersebut berupaya melarikan diri. Tapi, dua di antaranya berhasil ditangkap polisi. Sedangkan dua lainnya masih diburu.
Saksi mata mengatakan pengemudi mobil sengaja melaju kencang dan menbrak Polwan yang bertugas di luar istana Presiden Hollande.
”Dia (Polwan yang terluka) mengatakan bahwa pengemudi menatapnya dan tidak menarik rem. Pengemudi sengaja menabraknya. Tiga saksi di dekat korban juga mengatakan hal yang sama,” kata delegasi dari Serikat Polisi Prancis, Stephanie Weber-Boyer, kepada Europe 1.
Petugas Polwan itu telah dibawa ke rumah sakit dan akan dipantau selama sepanjang waktu. Ketika ditabrak, korban telempar ke kap mobil. Korban mengalami luka serius di pergelangan tangan.
”Rekan saya adalah seorang penjaga di Istana Elysee. Dia melihat kendaraan yang bergerak dengan cara yang salah. Dia mendekati. Kendaraan itu sengaja menghantamnya. Rekan saya terlempar ke kap mobil dan kemudian jatuh ke tanah,” ujar Weber-Boyer.
Negara itu pada pekan lalu jadi target teror selama tiga hari berturut-turut. Selain kantor majalah satir, Charlie Hebdo, teror juga menyasar supermarket Yahudi di Paris. Total 17 orang tewas dalam teror beruntun di Prancis.
Dalam insiden terbaru hari ini (15/1/2015), setelah menabrak Polwan hingga terluka, empat orang yang ada di dalam mobil tersebut berupaya melarikan diri. Tapi, dua di antaranya berhasil ditangkap polisi. Sedangkan dua lainnya masih diburu.
Saksi mata mengatakan pengemudi mobil sengaja melaju kencang dan menbrak Polwan yang bertugas di luar istana Presiden Hollande.
”Dia (Polwan yang terluka) mengatakan bahwa pengemudi menatapnya dan tidak menarik rem. Pengemudi sengaja menabraknya. Tiga saksi di dekat korban juga mengatakan hal yang sama,” kata delegasi dari Serikat Polisi Prancis, Stephanie Weber-Boyer, kepada Europe 1.
Petugas Polwan itu telah dibawa ke rumah sakit dan akan dipantau selama sepanjang waktu. Ketika ditabrak, korban telempar ke kap mobil. Korban mengalami luka serius di pergelangan tangan.
”Rekan saya adalah seorang penjaga di Istana Elysee. Dia melihat kendaraan yang bergerak dengan cara yang salah. Dia mendekati. Kendaraan itu sengaja menghantamnya. Rekan saya terlempar ke kap mobil dan kemudian jatuh ke tanah,” ujar Weber-Boyer.
(mas)