AS Tak Setuju Israel Bekukan Penerimaan Pajak Palestina

Selasa, 06 Januari 2015 - 17:21 WIB
AS Tak Setuju Israel...
AS Tak Setuju Israel Bekukan Penerimaan Pajak Palestina
A A A
WASHINGTON - Kebijakan Israel yang membekukan pengiriman penerimaan pajak Palestina mendapat tentangan keras dari sekutu utama mereka, Amerika Serikat (AS). AS menilai hal ini sebagai tindakan yang kontra produktif dan bisa memperburuk situasi.

“Kami menentang setiap tindakan yang berpotensi meningkatkan ketegangan antara Israel dan Palestina. Jelas, ini (kebijakan Israel) adalah suatu hal yang sangat berpotensi untuk meningkatkan ketegangan,” ungkap juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki.

Psaki menyatakan, AS meminta kepada kedua belah pihak untuk menghindari tindakan yang dapat meningkatkan tensi antara keduanya. Dirinya berharap agar Israel dan Palestina bisa lebih fokus pada upaya damai melalui jalur negosiasi.

Israel setidaknya telah membekukan pengiriman penerimaan pajak Palestina sebesar 500 juta shekel atau Rp1,5 triliun. Dana itu didapat dari cukai pada barang-barang yang dikirim ke wilayah-wilayah Palestina yang melintasi wilayah Israel.

Dirinya juga mengatakan, AS tidak memiliki wewenang atau pengaruh untuk bisa menghentikan pembekukan pengiriman dana tersebut. “Tidak seperti masalah bantuan lainnya, kami tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan pembekukan dana itu,” ungkapnya.
(esn)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
2 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
3 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved