Setelah Bantai 132 Siswa, Taliban Siapkan Aksi Spektakuler

Selasa, 06 Januari 2015 - 15:21 WIB
Setelah Bantai 132 Siswa,...
Setelah Bantai 132 Siswa, Taliban Siapkan Aksi Spektakuler
A A A
PESHAWAR - Salah satu pentolan Taliban yang mendalangi pembantaian 132 siswa di sebuah sekolah di Peshawar beberapa waktu lalu, telah bersumpah untuk merencanakan aksi spektakuler lain.

Sumpah itu disampaikan panglima Taliban, Maulana Fazlullah, salah satu dalang pembantaian 132 siswa dan beberapa guru di Peshawar. Pentolan Taliban ini pula yang menembak kepala aktivis remaja Pakistan, Malala Yousafzai.

Maulana Fazlullah membela serangan mematikan yang dilakukan tujuh militan Taliban di sekolah Peshawar bulan lalu.”Kami menyerang sekolah itu seperti (menyerang)kamp militer dan pusat pelatihan mereka,” katanya, dalam sebuah video yang disebarkan Taliban secara online.

”Kalau bukan sebuah kamp militer maka apa yang seorang brigadir dan tentaranya lakukan di sana?,” tanya Maulana Fazlullah.

”Kami berperang dengan tentara, jika mereka membunuh kita dan orang-orang kami. Dalam pertemuan palsu, kami juga akan membunuh mereka,” ujar dia. ”Orang-orang kami menyerang sekolah dan membunuh anak-anak personil militer, bukan warga sipil,” lanjut dia, seperti dikutip Mirror, kemarin.

”Mereka (militan Taliban) bertanya tentang identitas mereka (korban) sebelum membunuh mereka (ratusan siswa).”

Pentolan Taliban ini membocorkan sedikit rencana serangan yang ia sebut spektakuler.Yakni, salah satunya rencana menyerang pasar. ”Orang-orang ini akan selalu menjadi target kami dan kami akan membunuh mereka di jalan-jalan, pasar, di mana saja,” imbuh dia.

”Jika tentara tahu situasi kita, maka kita juga tahu mereka. Kamp militer di mana-mana adalah target kami.”

Dalam serangan di sekolah Peshawar, total korbannya adalah 145 orang, termasuk di dalamya para guru dan staf sekolah. Pemerintah Pakistan belum merespons ancaman terbaru dari Taliban ini.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Kantongi Lisensi Palsu,...
Kantongi Lisensi Palsu, 150 Pilot PIA Dilarang Terbang
Berita Terkini
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
39 menit yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
1 jam yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
3 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
5 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
6 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
10 jam yang lalu
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved