Ribuan Polisi Punggungi Wali Kota New York saat Pidato
Senin, 05 Januari 2015 - 11:31 WIB
Ribuan Polisi Punggungi Wali Kota New York saat Pidato
A
A
A
NEW YORK - Ribuan petugas polisi dari New York Police Departemen (NYPD) berpaling badan alias memunggungi Wali Kota Bill de Blasio saat ia berpidato. Sang wali kota berpidato saat pemakaman petugas polisi NYPD yang dibunuh, Wenjian Liu.
Aksi ribuan polisi itu sebagai bentuk solidaritas atas rekan mereka yang dibunuh beberapa waktu lalu. Prosesi pemakaman berlangsung di Brooklyn pada Minggu (4/1/2015) waktu setempat.
Liu, 32, warga China-Amerika yang berimigrasi ke AS sejak usia 12 tahun ditembak bulan lalu bersama rekannya, Rafael Ramos. Si pembunuh mengklaim, bahwa dia balas dendam atas dibunuhnya dua warga kulit hitam di AS oleh polisi.
Sebelum pembunuhan ganda itu terjadi, si penembak menulis kalimat yang menyebut polisi sebagai “babi” di akun Instagram-nya. Setelah memebunuh dua polisi, dia menembak mati dirinya sendiri dengan pistol.
Aksi ribuan polisi yang memunggungi Wali Kota New York itu juga disiarkan langsung stasiun televisi AS. ”Seperti yang kita tahu, kita memulai tahun baru. Tahun yang kita masuki dengan hati yang berat,” kata de Blasio dalam pidatonya yang ditujukan terhadap kerumunan pelayat.
”Mari kita mendedikasikan kembali diri kita kepada orang-orang New York dengan tradisi saling toleransi dan hidup harmonis. Mari kita bergerak maju dengan memperkuat ikatan yang menyatukan kita, dan mari kita bekerja sama untuk mencapai perdamaian,” lanjut pidato wali kota, seperti dikutip Reuters.
Aksi ribuan polisi itu sebagai bentuk solidaritas atas rekan mereka yang dibunuh beberapa waktu lalu. Prosesi pemakaman berlangsung di Brooklyn pada Minggu (4/1/2015) waktu setempat.
Liu, 32, warga China-Amerika yang berimigrasi ke AS sejak usia 12 tahun ditembak bulan lalu bersama rekannya, Rafael Ramos. Si pembunuh mengklaim, bahwa dia balas dendam atas dibunuhnya dua warga kulit hitam di AS oleh polisi.
Sebelum pembunuhan ganda itu terjadi, si penembak menulis kalimat yang menyebut polisi sebagai “babi” di akun Instagram-nya. Setelah memebunuh dua polisi, dia menembak mati dirinya sendiri dengan pistol.
Aksi ribuan polisi yang memunggungi Wali Kota New York itu juga disiarkan langsung stasiun televisi AS. ”Seperti yang kita tahu, kita memulai tahun baru. Tahun yang kita masuki dengan hati yang berat,” kata de Blasio dalam pidatonya yang ditujukan terhadap kerumunan pelayat.
”Mari kita mendedikasikan kembali diri kita kepada orang-orang New York dengan tradisi saling toleransi dan hidup harmonis. Mari kita bergerak maju dengan memperkuat ikatan yang menyatukan kita, dan mari kita bekerja sama untuk mencapai perdamaian,” lanjut pidato wali kota, seperti dikutip Reuters.
(mas)