Kecam Pemadaman Internet, Korut Sebut AS Anak Ingusan
Sabtu, 27 Desember 2014 - 16:42 WIB
Kecam Pemadaman Internet, Korut Sebut AS Anak Ingusan
A
A
A
PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengecam pemadaman internet di Pyongyang yang menurut mereka dilakukan Amerika Serikat (AS). Korut pun meledek AS dengan menyebutnya “anak ingusan”.
Internet di Korut beberapa hari lalu padam setelah AS berjanji untuk merepons serangan cyber terhadap Sony Pictures Entertainment yang menurut FBI didalangi Pyongyang.
Serangan cyber terjadi setelah produsen film raksasa AS itu membuat film komedi berjual “The Interview” yang berisi olok-olokan terhadap pemimpin Korut, Kim Jong-un.
”Amerika Serikat, dengan ukuran fisik yang besar dan (harusnya)menyadari rasa malu bermain petak umpet seperti anak-anak dengan hidung meler (ingusan), yang telah mulai mengganggu operasi Internet media utama di republik kita,” kata juru bicara Komisi Pertahanan Nasional Korut tanpa menyebut nama, seperti dilansir kantor berita KCNA, Sabtu (27/12/2014).
”Ini benar-benar menggelikan,” lanjut juru bicara komisi itu. Komisi Pertahanan itu juga menghina Presiden AS, Barack Obama dengan komentar bernada rasis. Di mana Obama disebut sebagai “monyet”. (Baca: Perseteruan Memanas, Korut Hina Obama Bernada Rasis)
Korut juga menolak tuduhan Federal Bureau of Investigation (FBI) bahwa rezim Pyongyang yang dipimpin Kim Jong-un berada di balik serangan cyber terhadap Sony Pictures Entertainment. Pyongyang bahkan menantang AS untuk membuktikan tuduhan itu.
”Obama sebaiknya mendorong dirinya untuk membersihkan semua kejahatan AS yang telah berkomitmen dengan kebijakan luar negerinya untuk bermusuhan dengan (Korut), jika ia menginginkan perdamaian di tanah AS,” imbuh juru bicara tersebut dalam sebuah pernyataan.
Internet di Korut beberapa hari lalu padam setelah AS berjanji untuk merepons serangan cyber terhadap Sony Pictures Entertainment yang menurut FBI didalangi Pyongyang.
Serangan cyber terjadi setelah produsen film raksasa AS itu membuat film komedi berjual “The Interview” yang berisi olok-olokan terhadap pemimpin Korut, Kim Jong-un.
”Amerika Serikat, dengan ukuran fisik yang besar dan (harusnya)menyadari rasa malu bermain petak umpet seperti anak-anak dengan hidung meler (ingusan), yang telah mulai mengganggu operasi Internet media utama di republik kita,” kata juru bicara Komisi Pertahanan Nasional Korut tanpa menyebut nama, seperti dilansir kantor berita KCNA, Sabtu (27/12/2014).
”Ini benar-benar menggelikan,” lanjut juru bicara komisi itu. Komisi Pertahanan itu juga menghina Presiden AS, Barack Obama dengan komentar bernada rasis. Di mana Obama disebut sebagai “monyet”. (Baca: Perseteruan Memanas, Korut Hina Obama Bernada Rasis)
Korut juga menolak tuduhan Federal Bureau of Investigation (FBI) bahwa rezim Pyongyang yang dipimpin Kim Jong-un berada di balik serangan cyber terhadap Sony Pictures Entertainment. Pyongyang bahkan menantang AS untuk membuktikan tuduhan itu.
”Obama sebaiknya mendorong dirinya untuk membersihkan semua kejahatan AS yang telah berkomitmen dengan kebijakan luar negerinya untuk bermusuhan dengan (Korut), jika ia menginginkan perdamaian di tanah AS,” imbuh juru bicara tersebut dalam sebuah pernyataan.
(mas)