Pengakuan Kedaulatan Palestina Adalah Bencana Bagi Israel
Minggu, 07 Desember 2014 - 18:25 WIB
Pengakuan Kedaulatan Palestina Adalah Bencana Bagi Israel
A
A
A
YARUSALEM - Semakin banyaknya negara yang berencana untuk mengakui kemerdekaan Palestina mulai membuat Israel kebakaran jenggot. Dengan diakuinya Palestina, maka Israel mau tidak mau harus pergi dari tanah Palestina yang mereka diduduki, atau mereka akan dicap sebagai penjajah dan pelanggar HAM.
“Keinginan warga Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan mereka bisa menjadi bencana untuk Israel. Dengan dipenuhinya aspirasi nasional mereka, maka sama saja dengan menghilangkan negara kita,” ucap Menteri Ekonomi dan Perdagangan Israel, Naftali Bennett.
Bennet, seperti dilansir Jpost, Minggu (7/12/2014), mengaku memiliki beberapa solusi untuk bisa menekan keinginan warga Palestina, dan juga tekanan dari dunia internasional. Solusi itu adalah dengan memberikan kebebasan pada setiap orang untuk masuk ke Gaza.
“Harus ada sebuah fasilitas yang membuat warga dan barang-barang sipil untuk masuk ke Gaza melalui perbatasan,” ungkap Bennet. Namun, dirinya mengatakan, bila hal ini dilakukan diperlukan penambahkan jumlah personel keamanan untuk memperkuat pengawasan.
Israel selama ini selalu mengecam setiap negara yang telah atau hendak mendukung kemerdekaan Palestina. Negara Zionis tersebut beralasan, dengan mengakui kemerdekaan Palestina, sama saja dengan merusak proses pembicaraan damai yang saat ini tengah berlangsung.
“Keinginan warga Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan mereka bisa menjadi bencana untuk Israel. Dengan dipenuhinya aspirasi nasional mereka, maka sama saja dengan menghilangkan negara kita,” ucap Menteri Ekonomi dan Perdagangan Israel, Naftali Bennett.
Bennet, seperti dilansir Jpost, Minggu (7/12/2014), mengaku memiliki beberapa solusi untuk bisa menekan keinginan warga Palestina, dan juga tekanan dari dunia internasional. Solusi itu adalah dengan memberikan kebebasan pada setiap orang untuk masuk ke Gaza.
“Harus ada sebuah fasilitas yang membuat warga dan barang-barang sipil untuk masuk ke Gaza melalui perbatasan,” ungkap Bennet. Namun, dirinya mengatakan, bila hal ini dilakukan diperlukan penambahkan jumlah personel keamanan untuk memperkuat pengawasan.
Israel selama ini selalu mengecam setiap negara yang telah atau hendak mendukung kemerdekaan Palestina. Negara Zionis tersebut beralasan, dengan mengakui kemerdekaan Palestina, sama saja dengan merusak proses pembicaraan damai yang saat ini tengah berlangsung.
(esn)