Kiev: Pasukan Rusia Terlibat dalam Serangan di Bandara Donetsk
Senin, 01 Desember 2014 - 21:16 WIB
Kiev: Pasukan Rusia Terlibat dalam Serangan di Bandara Donetsk
A
A
A
KIEV - Pemerintah Ukraina kembali melemparkan tuduhan terhadap Rusia terkait krisis yang terjadi di wilayah Ukraina timur. Tidak tanggung-tanggung, Kiev menyebut Rusia telah mengirimkan pasukan khusus mereka untuk membantu para separatis.
Melansir Reuters, Senin (1/12/2014), militer Ukraina menyatakan, mereka mengetahui keberadaan pasukan khusus Rusia di Ukraina timur, saat terjadinya serangan terhadap sebuah bandara di pusat kota Donetsk yang berlangsung satu bulan terakhir.
Militer Ukraina mengatakan, pihaknya mulai melihat pergerakan pasukan khusus Rusia dalam tiga hari terakhir. Namun, mereka belum mengetahui pasti jumlah personel dari pasukan khusus Rusia yang diturunkan dalam serangan di bandara Doneks tersebut.
“Meraka adalah pasukan khusus Rusia, dan kami sudah melihat keberadaan mereka selama tiga hari terkahir. Mereka sedang berusaha untuk melakukan sesuatu di sini (Donetsk,” ucap juru bicara Pusat Informasi dan Analisis Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Kolonel Andriy Lysenko.
Pemerintah Rusia sendiri belum memberikan komentar apapun mengenai klaim terbaru yang diutarakan pihak Ukraina tersebut. Selama ini Rusia selalu membantah keterlibatan mereka dalam pertempuran di Ukraina timur.
Melansir Reuters, Senin (1/12/2014), militer Ukraina menyatakan, mereka mengetahui keberadaan pasukan khusus Rusia di Ukraina timur, saat terjadinya serangan terhadap sebuah bandara di pusat kota Donetsk yang berlangsung satu bulan terakhir.
Militer Ukraina mengatakan, pihaknya mulai melihat pergerakan pasukan khusus Rusia dalam tiga hari terakhir. Namun, mereka belum mengetahui pasti jumlah personel dari pasukan khusus Rusia yang diturunkan dalam serangan di bandara Doneks tersebut.
“Meraka adalah pasukan khusus Rusia, dan kami sudah melihat keberadaan mereka selama tiga hari terkahir. Mereka sedang berusaha untuk melakukan sesuatu di sini (Donetsk,” ucap juru bicara Pusat Informasi dan Analisis Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Kolonel Andriy Lysenko.
Pemerintah Rusia sendiri belum memberikan komentar apapun mengenai klaim terbaru yang diutarakan pihak Ukraina tersebut. Selama ini Rusia selalu membantah keterlibatan mereka dalam pertempuran di Ukraina timur.
(esn)