Rusuh di Ferguson Telan Korban, 700 Tentara AS Dikerahkan

Rabu, 26 November 2014 - 08:58 WIB
Rusuh di Ferguson Telan...
Rusuh di Ferguson Telan Korban, 700 Tentara AS Dikerahkan
A A A
FERGUSON - Kerusuhan di Ferguson, Amerika Serikat (AS), dilaporkan telah menelan satu korban jiwa. Gubernur Missuori, Jay Nixon, pun memerintahkan pengerahan 700tentara Garda Nasional.

Satu korban tewas ditemukan di dalam mobil yang ditembak, di wilayah Glen Owen, Ferguson. Saksi mata, Richard Taylor, mengatakan, bahwa ia melihat empat orang bersenjata sedang berbicara tentang penjarahan, dan mereka ingin membunuh seseorang.

Gubernur Jay Nixon mengaku tidak bisa melakukan banyak hal untuk melindungi bisnis di Ferguson dari aksi penjarahan saat kerusuhan pecah. Kerusuhan yang dimulai sejak Selasa kemarin, dipicu keputusan para jaksa yang tidak mendakwa polisi kulit putih, Darren Wilson yang menembak mati remaja kulit hitam tanpa senjata, Michael Brown, 18, Agustus 2014 lalu.

Pengacara keluarga Brown, mengutuk keputusan jaksa yang membiarkan polisi penembak Brown tak terjerat hukum. Kasus itu telah memicu setimen rasial di AS. Gubernur Jay Nixon mengaku sedih dengan kerusuhan yang meladan Ferguson.

Sekitar selusin bangunan di Ferguson dibakar dan 61 orang ditangkap atas tuduhan penjarahan, kepemilikan senjata ilegal dan pelanggaran hukum lainnya. Sementara itu, polisi setempat terus menembakkan gas air mata ke arah demonstran pembela Brown. (Baca: Ferguson Memanas, Mobil dan Gedung Dibakar)

”Kehidupan (warga) dan properti harus dilindungi. Komunitas ini layak untuk merasakan damai,” kata Nixon dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Rabu (26/11/2014).

Menurutnya, sekitar 700 tentara telah dikerahkan di Ferguson untuk melindungi rumah-rumah warga dan kantor bisnis. Selain itu, lebih dari 2.200 pengawal juga disiapkan. ”Kita harus melakukan hal yang lebih baik dan kami akan melakukannya,” ujar Nixon.

Presiden AS, Barack Obama, sebelumnya menyerukan semua pihak di Ferguson tenang. Namun, seruan Obama itu diabaikan, karena massa telah marah dengan membakar sejumlah gedung, mobil dan melakukan penjarahan. (Baca juga: Ferguson Membara, Obam Minta Semua Pihak Tenang)
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
25 menit yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
1 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
3 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
4 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
6 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved