Al-Shebab Akui Dibalik Serangan Bus di Kenya

Sabtu, 22 November 2014 - 22:37 WIB
Al-Shebab Akui Dibalik...
Al-Shebab Akui Dibalik Serangan Bus di Kenya
A A A
NAIROBI - Dugaan polisi Kenya mengenai siapa dibalik penyerangan sebuah bus di perbatasan Kenya dan Somalia ternyata benar adanya. Militan al-Shebab mengakui bahwa merekalah yang melakukan serangan terhadap bus tersebut.

Melansir Xinhua, Sabtu (22/11/2014), juru bicara al–Shebab Sheikh Ali Mohamud Rage menyatakan serangan tersebut merupakan serangan balasa atas apa yang dilakukan pasukan Kenya di Mombasa. Pasukan Kenya melakukan operasi pencarian pendukung al-Shebab di Mombasa pekan lalu, dimana 350 orang ditangkap dan satu orang tewas dalam operasi tersebut.

"Pasukan kami berhasil melakukan operasi dekat Mandera dini hari tadi, yang mengakibatkan tewasnya 28 orang, sebagai balas dendam atas kejahatan yang dilakukan oleh tentara Kenya terhadap saudara-saudara Muslim kami di Mombasa," ucap Rage.

Dalam serangan tersebut, setidaknya 28 orang dari 60 penumpang bus tewas diberdong peluru oleh sekelompok orang bersenjata. Sedari awal, polisi Kenya menduga serangan tersebut memang dilakukan oleh al-Shebab.

Pemerintah Kenya juga dikabarkan segera melakukan serangan terhadap sebuah kamp al-Shebab yang berada di Somalia tidak lama setelah insiden penemabakan tersebut. Sekretaris Kabinet Kenya, Joseph Ole Lenku menyatakan pasukan militer Kenya masih terus mencari lokasi persembunyian al-Shebab lainnya.
(esn)
Berita Terkait
Banjir Landa Kenya di...
Banjir Landa Kenya di Tengah Pandemi Corona, 194 Tewas
Gadis 12 Tahun di Kenya...
Gadis 12 Tahun di Kenya Menikah dengan 2 Pria dalam Sebulan
Somalia Putuskan Hubungan...
Somalia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Kenya
Pasukan Somalia-Kenya...
Pasukan Somalia-Kenya Baku Tembak di Perbatasan
Perkuat Hubungan RI-Afrika,...
Perkuat Hubungan RI-Afrika, Ekspedisi Kurban BMH Sambangi Kenya
Resahkan Warga dan Tidak...
Resahkan Warga dan Tidak Punya Dokumen Keimigrasian, 4 WNA asal Kenya Dideportasi
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
14 menit yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
1 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
2 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
3 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
4 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved