Dikirim untuk Tes Kejiwaan, Pembunuh Dua WNI Tertawa

Senin, 10 November 2014 - 16:21 WIB
Dikirim untuk Tes Kejiwaan,...
Dikirim untuk Tes Kejiwaan, Pembunuh Dua WNI Tertawa
A A A
HONG KONG - Psikopat Inggris, Rurik Jutting, pembunuh dua warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong, tertawa saat dikirim petugas untuk menjalani tes kejiwaan.

Adegan mengumbar senyum Jutting itu terjadi ketika pria 29 tahun itu berada di mobil tahanan menuju ke psikiater. Dia tertawa, meskipun dalam kawalan ketat aparat keamanan Hong Kong.

Perintah agar Jutting menjalani tes kejiwaan itu disampaikan hakim pengadilan Hong Kong saat memimpin sidang dengan terdakwa Jutting pagi ini (10/11/2014). (Baca: Psikopat Pembunuh Dua Wanita RI Diperintahkan Tes Kejiwaaan)

Jutting, bankir Inggris yang semula bekerja untuk Bank Merrill Lynch, Amerika Serikat, telah dituduh membunuh dua wanita Indonesia di apartemennya di Wan Chai, Hong Kong. Salah satu korban dimutilasi.

“Kasus ini ditunda sampai ada laporan kejiwaan dari terdakwa,” kata hakim pengadilan Hong Kong, Bina Chainrai. Menurut Chainrai, dia akan disidang kembali pada 24 November 2014.

Dua wanita Indonesia yang jadi korban pembunuhan Jutting adalah Seneng Mujiasih, warga Sulawesi dan Sumarti Ningsih, warga Cilacap. Kedua jasad korban ditemukan polisi Hong Kong dalam kondisi mengerikan, setelah Jutting menelepon polisi agar datang ke apartemennya.

Jasad Seneng Mujiasih ditemukan tanpa busana di ruang tamu, dengan leher digorok dan luka lain di pantat. Sedangkan jasad Sumarti ditemukan membusuk di dalam koper.

Jutting diperintahkan hakim untuk menjalani tes kejiwaan, karena dia pernah mengaku sebagai psikopat. Pengakuan itu muncul dari surat elektronik yang dia kirim ke kantornya.

”Saya keluar dari kantor. Tidak terbatas. Untuk pertanyaan yang mendesak, atau memang ada pertanyaan, silakan menghubungi seseorang yang bukan psikopat gila,” bunyi surat elektronik Jutting.

”Untuk eskalasi lebih lanjut silakan hubungi Tuhan,” lanjut isi surat Jutting, seperti dikutip MailOnline.
(mas)
Berita Terkait
Hong Kong Larang Masuk...
Hong Kong Larang Masuk Penerbangan dari Indonesia
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Berita Terkini
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
37 menit yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
1 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
2 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
3 jam yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
4 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved