Dianggap Jadul dan Gaptek, Singapura Beri Beasiswa Rp12 Triliun bagi Warga Berusia Lebih dari 40 Tahun untuk Kuliah AI

Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:16 WIB
loading...
Dianggap Jadul dan Gaptek,...
Singapura beri beasiswa bagi warga berusia 40 tahun. Foto/AP
A A A
SINGAPURA - Singapura ingin masyarakat berusia 40 tahun ke atas meningkatkan keterampilan mereka agar tetap relevan dalam dunia yang terus berubah. Beasiswa tersebut bertujuan untuk mendorong warga Singapura belajar kecerdasan buatan (AI).

AI merupakan suatu keterampilan untuk masa depan— hal ini terjadi saat ini, sehingga memerlukan pembaruan keterampilan bagi para pekerja di setiap industri. Meskipun masih menjadi perdebatan apakah AI akan sepenuhnya menggantikan tenaga kerja manusia, Singapura tampaknya lebih menyadari daripada sebagian besar negara lain bahwa mempelajari cara menggunakannya demi keuntungan kita adalah ide yang bagus.

Singapura ingin orang-orang berusia 40 tahun ke atas meningkatkan keterampilan mereka agar tetap relevan dalam dunia yang terus berubah.

Menggelontorkan Rp12 Triliun

Singapura akan menginvestasikan lebih dari 1 miliar dolar Singapura atau Rp12 Triliun dalam komputasi AI, sumber daya manusia, dan pengembangan industri selama lima tahun ke depan sebagai bagian dari Strategi AI Nasional (NIAS) 2.0.

Pemerintah telah meluncurkan skema subsidi baru bagi masyarakat berusia 40 tahun ke atas untuk menyegarkan keterampilan mereka. Dana ini akan mencakup setidaknya 90 persen biaya program diploma penuh waktu di pendidikan tinggi.

Berbicara mengenai skema subsidi baru, Tan Wu Meng, Anggota Parlemen Singapura, mengatakan bahwa pembelajaran bersama akan bermanfaat bagi pekerja paruh baya dan generasi muda.

Baca Juga: Singapore Dream Sudah Mengalami Pergeseran, Apa Pemicunya?

Khusus bagi Warga Berusia 40 Tahun Lebih

Skema subsidi baru untuk warga Singapura mengakui bahwa apa yang telah dipelajari orang-orang di sekolah pada usia 20 tahun mungkin telah “berubah, diubah, dan digantikan oleh dunia baru” pada saat mereka berusia 40 tahun.

“Memiliki pekerja paruh baya yang mempelajari keterampilan baru bersama pekerja yang lebih muda – pekerja paruh baya, pekerja paruh baya bersama seseorang yang berusia 18, 19, 20 tahun ke atas – juga akan mengubah pengalaman pendidikan di institusi pendidikan tinggi kita,” Tan Wu Meng, dilansir Hindustan Times.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved