Hizbullah Perkenalkan Senjata dan Taktik Baru, Akankah Menundukkan Tentara Zionis?

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:30 WIB
loading...
Hizbullah Perkenalkan...
Hizbullah memperkenalkan senjata dan taktik baru. Foto/AP
A A A
GAZA - Kelompok pejuang Lebanon Hizbullah pekan ini menyerang sebuah pos militer di Israel utara menggunakan pesawat tak berawak yang menembakkan dua rudal. Serangan itu melukai tiga tentara, salah satunya serius.

Hizbullah secara teratur menembakkan rudal melintasi perbatasan dengan Israel selama tujuh bulan terakhir, namun serangan pada hari Kamis tampaknya merupakan serangan udara rudal pertama yang berhasil diluncurkan dari dalam wilayah udara Israel.

Kelompok ini telah meningkatkan serangannya terhadap Israel dalam beberapa pekan terakhir, terutama sejak serangan Israel ke kota selatan Rafah di Jalur Gaza. Mereka telah menyerang lebih dalam di wilayah Israel dan memperkenalkan persenjataan baru dan lebih canggih.

“Ini adalah metode pengiriman pesan di lapangan kepada musuh Israel, artinya ini adalah bagian dari apa yang kami miliki, dan jika diperlukan kami dapat menyerang lebih banyak lagi,” kata analis politik Lebanon Faisal Abdul-Sater yang sangat mengikuti Hizbullah.

Meskipun baku tembak lintas batas telah berlangsung sejak awal Oktober, “serangan kompleks” oleh Hizbullah dimulai beberapa hari setelah serangan drone dan rudal Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada pertengahan April.

Dalam dua minggu terakhir, Hizbullah semakin meningkat sebagai respons terhadap serangan Israel ke kota Rafah selatan di Jalur Gaza, kata seorang pejabat Lebanon yang mengetahui operasi kelompok tersebut. Pejabat tersebut berbicara tanpa menyebut nama karena dia tidak berwenang untuk merinci informasi militer kepada media.

Serangan Kamis sore oleh sebuah pesawat tak berawak yang membawa rudal terjadi hanya beberapa hari setelah Hizbullah meluncurkan tiga rudal anti-tank ke sebuah pos militer Israel yang mengendalikan balon pengintai yang terbang melintasi perbatasan. Mereka merilis rekaman kamera setelahnya untuk menunjukkan bahwa mereka telah mencapai sasaran. Beberapa jam kemudian, militer Israel mengkonfirmasi bahwa balon mata-mata tersebut telah ditembak jatuh di Lebanon.

Malam sebelumnya, Hizbullah melancarkan serangan terdalamnya di Israel hingga saat ini dengan menggunakan drone peledak untuk menyerang sebuah pangkalan di Ilaniya dekat kota Tiberias sekitar 35 kilometer (22 mil) dari perbatasan Lebanon. Militer Israel mengatakan serangan itu tidak melukai siapa pun.

Abdul-Sater, sang analis, mengatakan koalisi pimpinan Iran yang dikenal sebagai poros perlawanan, yang mencakup kelompok militan Palestina Hamas, telah memperingatkan bahwa jika pasukan Israel melancarkan invasi besar-besaran ke Rafah dalam upaya mengejar Hamas, maka hal itu akan terjadi. front lain juga akan meningkat.

Pemberontak Houthi di Yaman yang didukung Iran pada Rabu mengklaim bahwa mereka menyerang kapal perusak AS, sementara militan yang didukung Iran di Irak mengatakan mereka menembakkan serangkaian drone ke arah Israel dalam beberapa pekan terakhir setelah relatif tenang sejak Februari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved