DK PBB Kecam Pembantaian Suku Albu Nimr di Irak
Sabtu, 01 November 2014 - 22:50 WIB
DK PBB Kecam Pembantaian Suku Albu Nimr di Irak
A
A
A
NEW YORK - Dewan Kemanan (DK) PBB mengaku geram dengan tindakan ISIS yang melakukan pembantaian terhadap anggota suku Albu Nimr yang berada di Provinsi Anbar, Irak. Lebih dari 100 anggota kelompok tersebut tewas dibantai oleh ISIS dalam dua hari terakhir.
Melansir Xinhua, Sabtu (1/11/2014), DK PBB mengecam dengan bahasa paling keras tindakan keji yang dilakukan kelompok pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu. Kecaman tersebut disampaian saat DK PBB melakukan pertemuan di New York, semalam.
“Kami mengecam dan mengutuk eksekusi mati besar-besaran yang dilakukan oleh ISIS terhadap anggota suku Albu Nimr yang berada di provinsi Anbar,” ucap Duta Besar Argentina untuk PBB, Maria Cristina Perceval, yang memimpin sidang DK PBB.
Suku Albu Nimr sudah berada di bawah kepungan ISIS selama berminggu-minggu. Namun, mereka akhirnya harus menelan kekalahan setelah kehabisan amunisi, bahan bakar dan makanan akibat pertempuran yang tiada akhir.
Salah satu pemimpin suku tersebut, Sheikh Naeem al-Ga'oud menyatakan, dalam dua hari terakhir setidaknya 135 anggota mereka dibantai oleh ISIS. Sekitar 50 orang dieksekusi kemarin, sedangan 85 orang lainnya dieksekusi hari ini.
Melansir Xinhua, Sabtu (1/11/2014), DK PBB mengecam dengan bahasa paling keras tindakan keji yang dilakukan kelompok pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu. Kecaman tersebut disampaian saat DK PBB melakukan pertemuan di New York, semalam.
“Kami mengecam dan mengutuk eksekusi mati besar-besaran yang dilakukan oleh ISIS terhadap anggota suku Albu Nimr yang berada di provinsi Anbar,” ucap Duta Besar Argentina untuk PBB, Maria Cristina Perceval, yang memimpin sidang DK PBB.
Suku Albu Nimr sudah berada di bawah kepungan ISIS selama berminggu-minggu. Namun, mereka akhirnya harus menelan kekalahan setelah kehabisan amunisi, bahan bakar dan makanan akibat pertempuran yang tiada akhir.
Salah satu pemimpin suku tersebut, Sheikh Naeem al-Ga'oud menyatakan, dalam dua hari terakhir setidaknya 135 anggota mereka dibantai oleh ISIS. Sekitar 50 orang dieksekusi kemarin, sedangan 85 orang lainnya dieksekusi hari ini.
(esn)