Pemimpin Partai Islam Bangladesh Divonis Gantung

Rabu, 29 Oktober 2014 - 17:46 WIB
Pemimpin Partai Islam...
Pemimpin Partai Islam Bangladesh Divonis Gantung
A A A
DHAKA - Pemimpin partai Islam terbesar di Bangladesh, Motiur Rahman Nizami, 71, pada Rabu (29/10/2014), divonis mati dengan cara digantung.

Vonis dijatuhkan hakim pengadilan khusus kejahatan perang. Nizami dianggap bersalah atas keterlibatannya dalam kerusuhan selama perang kemerdekaan melawan Pakistan pada tahun 1971.

Nizami, pemimpin partai Jamaat-e-Islami, dinyatakab bersalah atas tuduhan pembunuhan, perkosaan dan penjarahan selama perang sembilan bulan dengan Pakistan.

Pengadilan di Dhaka memutuskan bahwa Nizami harus dihukum gantung hingga tewas karena mendalangi pembunuhan tokoh-tokoh nasionalis di Bengali, termasuk para profesor, penulis dan dokter, selama konflik.

”Mengingat beratnya kejahatan yang dilakukan, pengadilan menghukumnya dengan hukuman mati,” kata jaksa Mohammad Ali, seperti dikutip IB Times.

Dalam kerusuhan antara kelompok pro-kemerdekaan dan pro-Pakistan pada tahun 1971, ratusan ribu orang dilaporkan tewas. Kebanyakan korban adalah warga sipil.

Nizami, yang merupakan komandan milisi Al-Badr, dituduh membantu tentara Pakistan untuk mengidentifikasi dan membunuh aktivis pro-kemerdekaan di Bangladesh selama perang. Beberapa anggota partai Jamaat-e-Islami Bangladesh sebelumnya juga telah divonis mati.

Vonis mati terhadap para petinggi partai Islam di Bangladesh itu telah memicu kerusuhan, di mana simpatisan partai dan polisi terlibat bentrok.
(mas)
Berita Terkait
Mirip di Indonesia,...
Mirip di Indonesia, Begini Suasana Mudik di Bangladesh
Bangladesh Diharapkan...
Bangladesh Diharapkan Menjalani Transisi ke Pemerintahan Baru dengan Damai
Depot Kontainer Meledak,...
Depot Kontainer Meledak, Lima Tewas dan Ratusan Terluka
Jenderal Waker-Uz-Zaman,...
Jenderal Waker-Uz-Zaman, Panglima Militer yang Enggan Berkuasa
Timnas Indonesia Ditahan...
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Bangladesh
Peneliti Ungkap Covid-19...
Peneliti Ungkap Covid-19 Telah Bermutasi Hampir 600 Kali di Bangladesh
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
5 jam yang lalu
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved