Kejahatan Perang Diselidiki PBB, Israel Marah

Rabu, 13 Agustus 2014 - 08:58 WIB
Kejahatan Perang Diselidiki...
Kejahatan Perang Diselidiki PBB, Israel Marah
A A A
GAZA - Pemerintah Israel marah setelah petinggi Dewan HAM PBB, William Schabas ditunjuk untuk menjalankan penyelidikan invasi Israel ke Gaza, Palestina. Pejabat Palestina yakin penyelidikan PBB akan membuktikan kejahatan perang yang dilakukan Israel di Gaza.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Yigal Palmor, menuding tuduhan kejahatan perang yang dialamatkan kepada Israel adalah tuduhan bias. ”Kesimpulan anti-Israel oleh komisi ini (penyelidik PBB) telah ditulis. Semua yang dibutuhkan adalah tanda tangan,” kecam Palmor.

”Untuk komisi ini, yang penting bukan hak asasi manusia tetapi hak-hak organisasi teroris seperti Hamas,” lanjut dia menyindir penyelidik PBByang dianggap lebih pro-Hamas.

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, yakin negaranya masuk dalam komisi tersebut. Menurutnya, Palestina pada bulan lalu telah mendorong Dewan HAM PBB untuk mengadopsi resolusi terkait penyelidikan kejahatan perang Israel. Salah satu negara yang menentang resolusi itu adalah Amerika Serikat.

”Kami memiliki keyakinan penuh bahwa komisi ini akan melakukan segalanya untuk menunjukkan bahwa Israel telah melakukan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan dalam serangan terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza,” kata Maliki kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Rabu (13/8/2014).

Sementara itu, William Schabas, seorang pengacara internasional asal Kanada yang akan mengepalai komisi itu, membela diri atas tuduhan bias terkait penyelidikan kejahatan perang di Gaza yang disampaikan pemerintah Israel.

”Saya sudah sering memberikan kuliah di Israel, di universitas-universitas di Israel, saya anggota dewan redaksi kebijakan hukum Israel, saya tidak akan melakukan hal-hal itu jika saya anti-Israel,” ucapnya.

Dia menantang pernyataan Palmor bahwa temuan komisi penyelidik PBB adalah sebuah kepastian. ”Sejauh yang jadi kekhawatiran, mereka tidak menulis (kesimpulan) sama sekali, itulah inti dari penyelidikan,” katanya menegaskan, bahwa penyelidikan kejahatan perang di Gaza adalah independen.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
Tak Bermoral !! Tentara...
Tak Bermoral !! Tentara Israel Menari dan Menyanyi setelah Menyerang Warga Sipil Gaza
Krisis Politik Internal...
Krisis Politik Internal Ancam Eksistensi Israel, Bukan Musuh Luar
Menteri Israel Ben-Gvir...
Menteri Israel Ben-Gvir Bikin Kisruh, Perintahkan Penghancuran Rumah Warga Palestina saat Ramadan
Bagaimana Awal Mula...
Bagaimana Awal Mula Konflik Israel-Palestina?
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
44 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved