Bahas Upaya Gencatan Senjata, Abbas Temui Hamas
Kamis, 17 Juli 2014 - 14:44 WIB
Bahas Upaya Gencatan Senjata, Abbas Temui Hamas
A
A
A
KAIRO - Presiden Palestina, Mahmud Abbas dikabarkan akan menemui salah seorang perwakilan Hamas di Mesir. Pertemuan ini akan membahas rencana gencatan senjata yang mungkin akan dilakukan dengan Israel.
Melansir Maan News, Kams (17/7/2014), Abbas akan menemui Kepala Biro Politik Hamas, Moussa Abu Marzoq, di Kairo guna membahas inisiatif Mesir tersebut. Mereka dilaporkan akan menggodok metode yang akan digubakan dalam gencatan senjata kelak.
“Dalam sebuah pertemuan di Kairo, mereka (Abbas dan Marzoq) membahas kemungkinan metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan gencatan senjata untuk menghentikan pertumpahan darah di Gaza,” tulis Maan News.
Dalam kunjungan ke Mesir, Abbas juga dijadwalkan akan menemui Presiden Mesir Abdul Fattah Sisi. Kedua pemimpin negara akan membahas cara-cara untuk mengakhiri serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza.
Pertemuan itu terjadi setelah Israel mengumumkan kegagalan gencatan senjata yang ditengahi Mesir Selasa lalu, setelah para pejabat Hamas mengatakan mereka tidak diajak berkonsultasi mengenai ketentuan perjanjian dan hanya mengetahui mengenai upaya gencatan senjata melalui media.
Melansir Maan News, Kams (17/7/2014), Abbas akan menemui Kepala Biro Politik Hamas, Moussa Abu Marzoq, di Kairo guna membahas inisiatif Mesir tersebut. Mereka dilaporkan akan menggodok metode yang akan digubakan dalam gencatan senjata kelak.
“Dalam sebuah pertemuan di Kairo, mereka (Abbas dan Marzoq) membahas kemungkinan metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan gencatan senjata untuk menghentikan pertumpahan darah di Gaza,” tulis Maan News.
Dalam kunjungan ke Mesir, Abbas juga dijadwalkan akan menemui Presiden Mesir Abdul Fattah Sisi. Kedua pemimpin negara akan membahas cara-cara untuk mengakhiri serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza.
Pertemuan itu terjadi setelah Israel mengumumkan kegagalan gencatan senjata yang ditengahi Mesir Selasa lalu, setelah para pejabat Hamas mengatakan mereka tidak diajak berkonsultasi mengenai ketentuan perjanjian dan hanya mengetahui mengenai upaya gencatan senjata melalui media.
(esn)