Dua Pekan Terakhir Israel Tewaskan 6 Warga Palestina
Rabu, 25 Juni 2014 - 21:42 WIB
Dua Pekan Terakhir Israel Tewaskan 6 Warga Palestina
A
A
A
RAMALLAH - Total enam warga Palestina telah tewas dalam dua pekan terakhir oleh tentara Israel. Terakhir, seorang pemuda Palestina dilaporkan tewas pada Rabu (25/6/2014) akibat luka parah yang diderita saat bentrok dengan pasukan Israel di Tepi Barat. Pemuda itu mengalami cidera parah di bagian kepala.
Bentrokan yang terjadi akhir pekan lalu tersebut, berlangsung saat pasukan Israel sedang melakukan pencarian terhadap tiga pemuda Israel yang diduga di culik oleh Hamas.
Seperti dilansir Xinhua, Mustafa Aslan (22)meninggal di Rumah Sakit Hadasa, di Israel karena cedera yang dideritanya dalam bentrokan dengan tentara Israel. Aslan mengalami luka tembak di wilayah kepalanya dalam bentrokkan tersebut.
“Aslan ditembak di bagian kepala oleh tentara Israel akhir pekan lalu. Dia sudah dalam keadaan kritis saat dibawa ke rumah sakit. Akibat cidera yang terlalu parah, nyawanya tidak bisa tertolong,” ungkap pihak rumah sakit.
Sebelumnya, seorang anak berusia 13 tahun bernama Mohamed Jihad Doudeen, dilaporkan turut menjadi korban keganasan tentara Israel saat terjadi bentrokan dengan warga Palestina di Tepi Barat, akhir pekan lalu. Menurut petugas medis di rumah sakit Hebron, Doudeen ditembak di bagian dada oleh tentara Israel.
Militer Israel telah menyerbu hampir 2.000 rumah, dan menangkap ratusan orang warga Palestina yang diduga terlibat dalam penculikan tersebut. Tindakan ini memicu emosi warga Palestina, yang pada akhirnya menyebabkan bentrokan dengan tentara Israel.
Bentrokan yang terjadi akhir pekan lalu tersebut, berlangsung saat pasukan Israel sedang melakukan pencarian terhadap tiga pemuda Israel yang diduga di culik oleh Hamas.
Seperti dilansir Xinhua, Mustafa Aslan (22)meninggal di Rumah Sakit Hadasa, di Israel karena cedera yang dideritanya dalam bentrokan dengan tentara Israel. Aslan mengalami luka tembak di wilayah kepalanya dalam bentrokkan tersebut.
“Aslan ditembak di bagian kepala oleh tentara Israel akhir pekan lalu. Dia sudah dalam keadaan kritis saat dibawa ke rumah sakit. Akibat cidera yang terlalu parah, nyawanya tidak bisa tertolong,” ungkap pihak rumah sakit.
Sebelumnya, seorang anak berusia 13 tahun bernama Mohamed Jihad Doudeen, dilaporkan turut menjadi korban keganasan tentara Israel saat terjadi bentrokan dengan warga Palestina di Tepi Barat, akhir pekan lalu. Menurut petugas medis di rumah sakit Hebron, Doudeen ditembak di bagian dada oleh tentara Israel.
Militer Israel telah menyerbu hampir 2.000 rumah, dan menangkap ratusan orang warga Palestina yang diduga terlibat dalam penculikan tersebut. Tindakan ini memicu emosi warga Palestina, yang pada akhirnya menyebabkan bentrokan dengan tentara Israel.
(esn)