AS-Filipina Latihan Perang Dekat Perairan Sengketa

Jum'at, 20 Juni 2014 - 20:44 WIB
AS-Filipina Latihan...
AS-Filipina Latihan Perang Dekat Perairan Sengketa
A A A
MANILA - Amerika Serikat (AS) dan Filipina dilaporkan akan mengadakan latihan perang bersama tak jauh dari wilayah perairan sengketa di Laut China Selatan pada pekan depan. Demikian dinyatakan seorang juru bicara militer Filipina, Jumat (20/6/2014).

“Latihan perang bersama itu akan akan diselenggarakan di lepas pantai barat pulau utama Filipina, Luzon,” ungkap juru bicara militer, Letnan Rommel Rodriguez, seperti dilansir Channel News Asia.

Namun, Rodriguez membantah setiap klaim yang menyebutkan latihan perang ini berhubungan dengan sengketa di Laut China Selatan antara Filipina, Vietnam dan China. Sebelumnya, China mengklaim hampir seluruh wilayah perairan itu.

“CARAT (Cooperation Afloat Readiness and Training), merupakan program yang rutin diselenggarakan setiap tahun dan melibatkan hampir 1.000 tentara dari kedua negara, dan tidak adak hubungannya dengan kondisi di Laut China Selatan,” ungkap Rodriguez.

“Semua kegiatan yang akan dilaksanakan saat latihan perang bersama kelak semuanya akan diselenggarakan di wilayah perairan kami. Ini tidak ada hubungannya dengan sengeketa maritim antara kami dan China,” tegas Rodriguez.

“Dua kapal AS, kapal perang USS John McCain serta kapal pendaratan USS Ashland akan bergabung bersama kapal Angkatan Laut Filipina untuk melakukan latihan bersama, yang akan berlangsung dari 26 Juni sampai 1 Juli mendatang,” ucap Rodriguez.
(esn)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
39 menit yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
1 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
2 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
3 jam yang lalu
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
4 jam yang lalu
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved