Dicap Rasis, Iklan PRT di Hong Kong Dihujat

Kamis, 19 Juni 2014 - 17:03 WIB
Dicap Rasis, Iklan PRT...
Dicap Rasis, Iklan PRT di Hong Kong Dihujat
A A A
HONG KONG - Sebuah iklan rasis dari perusahaan asuransi yang menyebar di sius media sosial di Hong Kong menuai hujatan dari sejumlah kalangan. Iklan itu menyuguhkan aktor China sebagai pembantu rumah tangga (PRT) Filipina.

Asosiasi dari pekerja domestik di Hong Kong menuntut perusahaan pembuat iklan meminta maaf. Iklan itu dibuat oleh perusahaan asurasi pekerja demostik Hong Leong Bank dari Malaysia. Iklan itu ditujukan kepada para majikan dari 300 ribu PRT yang sebagian besar berasal dari Filipina dan Indonesia.

Dalam iklan tersebut teradapat gambar aktor China dengan dandanan wajah oranye gelap dan berambut palsu ikal. Aktor itu disebut sebagai PRT ceroboh berama Maria. Meski dihujat dan dituntut agar minta maaf, pihak Hong Leong tidak merespon. Mereka hanya menghapus tautan iklan itu dari laman media sosialnya kemarin.

Juru bicara Badan Koordinasi Pekerja Migran Asia, Eni Lestari mengecam iklan rasis itu. ”Saya kira mereka harus membuat permintaan maaf secara terbuka,” kata Eni, seperti dikutip Inquirer.net

”Mereka membuat komedi dari seseorang, dari komunitas,” lanjut Eni. ”Untuk (warga Hong Kong) itu lucu, tapi mereka tidak sadar bahwa yang lucu itu sebenarnya rasialis.”

Eni justru mempertanyakan mengapa bank itu tidak menyewa seseorang dari Indonesia atau Filipina untuk memainkan peran PRT tersebut. Sebab, para pekerja domestik di Hong Kong berasal dari dua negara itu.

Twitter dan Facebook pemasang iklan itu banjir kecaman.”Seharusnya kalian mencabut iklan itu dan meminta maaf. Ini sangat tidak patut untuk perwakilan profesional dari layanan finansial Anda,” bunyi komentar Kahlil Stultz dalam halaman Facebook bank itu.

”Mengapa kalian harus menekankan stereotip ras dan budaya yang menyakiti begitu banyak orang?,” buyi kecaman lain dari seseorang bernama Marcin Rutecki.
(mas)
Berita Terkait
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Aktivis Demokrasi Hong...
Aktivis Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Ditangkap
Pengunjuk Rasa Hong...
Pengunjuk Rasa Hong Kong Tolak RUU Keamanan Baru
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
30 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved