Rekam Bocah 9 Tahun Mabuk, Wanita Selandia Baru Diadili
Jum'at, 13 Juni 2014 - 11:01 WIB
Rekam Bocah 9 Tahun Mabuk, Wanita Selandia Baru Diadili
A
A
A
HAMILTON - Seorang wanita di Selandia Baru diseret ke pengadilan gara-gara merekam bocah sembilan tahun yang sedang mabuk dan menyebarkannya ke internet. Rekaman aksi bocah kecil yang mabuk setelah menggak minuman keras itu telah memicu kemarahan publik.
Usai mabuk di taman pada tahun lalu, bocah itu mengaku diberi minuman alkohol beberapa orang. Setidaknya tiga orang telah didakwa atas tuduhan memberikan minuman alkohol kepada bocah tersebut.
Salah satu terdakwa, Michael King, 27, dalam sidang kemarin di Pengadilan Negeri Hamilton tidak terbukti memberikan minuman alkohol bocah tersebut.
Terdakwa lainnya, yakni, Kali Tiloi, 20, mengaku bersalah atas tuduhan itu. Dia dikenai denda ratusan dolar Amerika Serikat. Sedangkan terdakwa terakhir, Lucy Snowden, 25 akan diadili hari ini (13/6/2014) untuk menentukan dia bersalah atau tidak.
Bocah itu kepada polisi mengatakan, minuman alkohol yang membuatnya mabuk di taman diperoleh dari Kali Tiloi dan Lucy Snowden. Sedangkan Michael King tidak disebut.
”Lucy Snowden berdalih minuman alkohol itu diambil dari belakang rumahnya setelah dia, Tiloi dan Raja meninggalkan bocah itu,” tulis news.com.au mengutip pengakuan Lucy Snowden di persidangan sebelumnya.
Setelah mengambil minuman dari belakang rumah itu, bocah tersebut menenggaknya hingga mabuk di kawasan taman. Kasus itu mendapat perhatian khusus dari pemerintah Selandia Baru yang mencemaskan nasib anak-anak di negara itu akibat pengaruh minuman keras.
Usai mabuk di taman pada tahun lalu, bocah itu mengaku diberi minuman alkohol beberapa orang. Setidaknya tiga orang telah didakwa atas tuduhan memberikan minuman alkohol kepada bocah tersebut.
Salah satu terdakwa, Michael King, 27, dalam sidang kemarin di Pengadilan Negeri Hamilton tidak terbukti memberikan minuman alkohol bocah tersebut.
Terdakwa lainnya, yakni, Kali Tiloi, 20, mengaku bersalah atas tuduhan itu. Dia dikenai denda ratusan dolar Amerika Serikat. Sedangkan terdakwa terakhir, Lucy Snowden, 25 akan diadili hari ini (13/6/2014) untuk menentukan dia bersalah atau tidak.
Bocah itu kepada polisi mengatakan, minuman alkohol yang membuatnya mabuk di taman diperoleh dari Kali Tiloi dan Lucy Snowden. Sedangkan Michael King tidak disebut.
”Lucy Snowden berdalih minuman alkohol itu diambil dari belakang rumahnya setelah dia, Tiloi dan Raja meninggalkan bocah itu,” tulis news.com.au mengutip pengakuan Lucy Snowden di persidangan sebelumnya.
Setelah mengambil minuman dari belakang rumah itu, bocah tersebut menenggaknya hingga mabuk di kawasan taman. Kasus itu mendapat perhatian khusus dari pemerintah Selandia Baru yang mencemaskan nasib anak-anak di negara itu akibat pengaruh minuman keras.
(mas)