Bikin Onar di Irak, al-Qaeda Culik 80 Warga Turki
Kamis, 12 Juni 2014 - 10:56 WIB
Bikin Onar di Irak, al-Qaeda Culik 80 Warga Turki
A
A
A
BAGHDAD - Para militan al-Qaeda dari kelompok Negara Isalam Irak dan Levant (ISIL/ISIS) tidak hanya berbuat onar di berbagai wilayah di Irak. Mereka juga menculik 80 warga Turki, baik warga sipil maupun pegawai di Konsulat Turki yang ada di Mosul.
Setidaknya 49 pegawai Konsulat Turki diculik kemarin. Dalam waktu yang bersamaan, para militan al-Qaeda juga menculik 31 sopir truk asal Turki yang beroperasi di Mosul.
Penculkan 80 warga Turki itu, dibenarkan pihak Kementerian Luar Negeri Turki di Ankara. Konsul Jenderal Turki di Mosul, Ozturk Yilmaz, beberapa anggota pasukan khusus Turki dan tiga anak Turki di sekitar konsulat merupakan bagian dari korban yang diculik militan al-Qaeda.
Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/6/2014), langsung melakukan pertemuan darurat dengan pihak NATO untuk membahas situasi keamanan di Irak yang tidak terkendali.
Duta Besar negara-negara anggota NATO bertemu di Brussels, namun belum ada kejelasan langkah apa yang akan dilakukan NATO untuk menghadapi para militan al-Qaeda.
Erdogan sebelumnya mengadakan pertemuan darurat dengan Presiden Turki, Abdullah Gul, Kepala Intelijen Turki dan Kepala Staf Militer Turki. Dia juga telah berkomunikasi dengan Wakil Presiden AS, Joe Biden untuk membahas masalah yang sama.
Sementara itu, sebuah akun Twitter @Dawla_NewsMedia, melansir foto para militan al-Qaeda yang menculik puluhan warga Turki. Pengelola akun itu melaporkan, para militan telah memindahkan puluhan sandera asal Turki dari lokasi semula.”Telah dipindahkan ke lokasi yang tidak diketahui,” bunyi tweet akun itu, sebelum akhirnya diblokir pihak Twitter.
Baca berita terkait ulah al-Qaeda di Irak:
Al-Qeda Bikin Kacau, Irak Persilakan AS untuk Agresi
Al-Qaeda Juga Rebut Kota Kelahiran Saddam Hussein
Al-Qaeda Janjikan Pertempuran Dahsyat di Irak
Setidaknya 49 pegawai Konsulat Turki diculik kemarin. Dalam waktu yang bersamaan, para militan al-Qaeda juga menculik 31 sopir truk asal Turki yang beroperasi di Mosul.
Penculkan 80 warga Turki itu, dibenarkan pihak Kementerian Luar Negeri Turki di Ankara. Konsul Jenderal Turki di Mosul, Ozturk Yilmaz, beberapa anggota pasukan khusus Turki dan tiga anak Turki di sekitar konsulat merupakan bagian dari korban yang diculik militan al-Qaeda.
Perdana Menteri Turki, Tayyip Erdogan, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/6/2014), langsung melakukan pertemuan darurat dengan pihak NATO untuk membahas situasi keamanan di Irak yang tidak terkendali.
Duta Besar negara-negara anggota NATO bertemu di Brussels, namun belum ada kejelasan langkah apa yang akan dilakukan NATO untuk menghadapi para militan al-Qaeda.
Erdogan sebelumnya mengadakan pertemuan darurat dengan Presiden Turki, Abdullah Gul, Kepala Intelijen Turki dan Kepala Staf Militer Turki. Dia juga telah berkomunikasi dengan Wakil Presiden AS, Joe Biden untuk membahas masalah yang sama.
Sementara itu, sebuah akun Twitter @Dawla_NewsMedia, melansir foto para militan al-Qaeda yang menculik puluhan warga Turki. Pengelola akun itu melaporkan, para militan telah memindahkan puluhan sandera asal Turki dari lokasi semula.”Telah dipindahkan ke lokasi yang tidak diketahui,” bunyi tweet akun itu, sebelum akhirnya diblokir pihak Twitter.
Baca berita terkait ulah al-Qaeda di Irak:
Al-Qeda Bikin Kacau, Irak Persilakan AS untuk Agresi
Al-Qaeda Juga Rebut Kota Kelahiran Saddam Hussein
Al-Qaeda Janjikan Pertempuran Dahsyat di Irak
(mas)