Militan Serang Mosul, 16 Pasukan Irak Terbunuh
Selasa, 10 Juni 2014 - 19:15 WIB
Militan Serang Mosul, 16 Pasukan Irak Terbunuh
A
A
A
MOSUL - Sedikitnya 16 anggota pasukan keamanan Irak tewas dan enam orang lainnya menderita luka-luka dalam serangkain serangan yang terjadi di Mosul, kemarin. Demikian keterangan kepolisian setempat, Selasa (10/6/2014).
”Seorang bom bunuh diri, dengan pelaku mengendarai mobil yang sarat bahan peledak menyerang sebuah markas pasukan gabungan dari polisi federal dan tentara Irak di barat Mosul, sekitar 400 km dari utara Baghdad,” ujar pejabat polisi Mosul yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua.
Serangan kali ini terjadi hanya berselang satu hari setelah serangkain serangan mematikan termasuk bom bunuh diri terjadi di berbagai wilayah Irak. Setidaknya 46 warga sipil tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam rangkaian serangan mematikan di berbagai wilayah di Irak tersebut.
Pihak keamanan Irak selama ini menjadi sasaran serangan militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL), sebuah kelompok pecahan dari al-Qaeda.
Menurut Misi Bantuan PBB untuk Irak, total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan personel polisi tewas sejak tahun 2013. Jumlah itu terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
”Seorang bom bunuh diri, dengan pelaku mengendarai mobil yang sarat bahan peledak menyerang sebuah markas pasukan gabungan dari polisi federal dan tentara Irak di barat Mosul, sekitar 400 km dari utara Baghdad,” ujar pejabat polisi Mosul yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua.
Serangan kali ini terjadi hanya berselang satu hari setelah serangkain serangan mematikan termasuk bom bunuh diri terjadi di berbagai wilayah Irak. Setidaknya 46 warga sipil tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam rangkaian serangan mematikan di berbagai wilayah di Irak tersebut.
Pihak keamanan Irak selama ini menjadi sasaran serangan militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL), sebuah kelompok pecahan dari al-Qaeda.
Menurut Misi Bantuan PBB untuk Irak, total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan personel polisi tewas sejak tahun 2013. Jumlah itu terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
(mas)