Hadang Demonstran, Militer Thailand Siagakan Ribuan Personelnya
Minggu, 08 Juni 2014 - 19:48 WIB
Hadang Demonstran, Militer Thailand Siagakan Ribuan Personelnya
A
A
A
BANGKOK - Militer Thailand pada Minggu (8/6/2014) menerjunkan ribuan personel mereka ditambah dengan ratusan petugas polisi untuk menghadang para demonstran anti-kudeta yang siap memenuhi setiap sudut jalan kota Bangkok.
Melansir Reuters, seperti yang sudah diperkiran sebelumnya, akan terjadi beberapa demonstrasi kecil di beberapa sudut kota Bangkok. Dalam beberapa aksi tersebut pihak kepolisian berhasil menahan empat orang yang diduga sebagai otak demonstrasi itu.
“Keempat orang tersebut akan dibawa ke kamp militer untuk diberikan “pendidikan” mengenai sikap politik mereka. Hari ini kami hanya menggunakan sebagian kecil dari pasukan yang sudah kami persiapkan, protes tersebut berlangsung damai dan sudah berakhir,” ungkap wakil kepala polisi nasional, Somyot Poompanmoung.
“Sekitar 6.000 personil gabungan polisi dan militer sudah dipersiapkan untuk menghadang para demonstran,” Poompanmoung menambahkan. Tetapi menurut dia, Panglima militer dan pemimpin kudeta Jenderal Prayuth Chan-ocha telah menginstruksikan aparat keamanan untuk menghindari konfrontasi dengan demonstran.
“Kami diperintahkan untuk tidak menggunakan kekerasan. Dalam setiap demonstrasi, polisi akan memotret aksi tersebut, kemudian mengidentifikasi pelaku yang ada. Lalu, kepolisian akan menangkap mereka,” jelas Poompanmoung.
Melansir Reuters, seperti yang sudah diperkiran sebelumnya, akan terjadi beberapa demonstrasi kecil di beberapa sudut kota Bangkok. Dalam beberapa aksi tersebut pihak kepolisian berhasil menahan empat orang yang diduga sebagai otak demonstrasi itu.
“Keempat orang tersebut akan dibawa ke kamp militer untuk diberikan “pendidikan” mengenai sikap politik mereka. Hari ini kami hanya menggunakan sebagian kecil dari pasukan yang sudah kami persiapkan, protes tersebut berlangsung damai dan sudah berakhir,” ungkap wakil kepala polisi nasional, Somyot Poompanmoung.
“Sekitar 6.000 personil gabungan polisi dan militer sudah dipersiapkan untuk menghadang para demonstran,” Poompanmoung menambahkan. Tetapi menurut dia, Panglima militer dan pemimpin kudeta Jenderal Prayuth Chan-ocha telah menginstruksikan aparat keamanan untuk menghindari konfrontasi dengan demonstran.
“Kami diperintahkan untuk tidak menggunakan kekerasan. Dalam setiap demonstrasi, polisi akan memotret aksi tersebut, kemudian mengidentifikasi pelaku yang ada. Lalu, kepolisian akan menangkap mereka,” jelas Poompanmoung.
(esn)