Gempur Luhansk, Pesawat Tempur Kiev Tembakkan 150 Rudal

Rabu, 04 Juni 2014 - 09:49 WIB
Gempur Luhansk, Pesawat...
Gempur Luhansk, Pesawat Tempur Kiev Tembakkan 150 Rudal
A A A
LUHANSK - Serangan udara yang dilakukan pesawat dan helikopter tempur Ukraina menyasar wilayah Luhansk, Ukraina timur. Militer Kiev mengkonfirmasi, lebih dari 150 rudal telah ditembakkan daam aksi militer yang berlangsung sejak Senin lalu itu.

Tim pemantau dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa ( OSCE ) juga menegaskan, bahwa gedung administrasi pemerintah Kota Luhansk juga diserang. Namun, militer Kiev mengklaim serangannya tidak menargetkan daerah-daerah sipil.

“Pada tanggal 2 Juni, tak lama setelah pukul 15.00, roket menghantam gedung pemerintahan daerah yang diduduki (separatis pro-Rusia). Berdasarkan pengamatan, serangan ini adalah hasil dari roket,” bunyi laporan OSCE, seperti dilansir Russia Today, semalam (3/6/2014).

Sementara itu, Departemen Pertahanan Ukraina menyatakan pemboman di daerah Luhansk dimaksudkan untuk menjaga perbatasan Ukraina yang telah dicoba untuk dikuasai milisi lokal. ”Semua yang yang terjadi di sana untuk mendukung perlindungan perbatasan Ukraina. Militer telah menembakkan lebih dari 150 rudal melalui tiga pesawat jet dan lima helikopter tempur,” bunyi pernyataan departemen itu.

Menurut kementerian itu, dua pos pemeriksaan pasukan pertahanan diri (milisi lokal) hancur dalam serangan itu. Namun, sejumlah media Rusia melaporkan, serangan militer Ukraina tidak serta merta menyasar gedung-gedung adiministrasi yang diduduki para milisi lokal. Sebab, warga sipil juga menjadi sasaran. Data sementara menyebut, delapan warga sipil tewas dalam serangan militer itu.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
44 menit yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
1 jam yang lalu
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
2 jam yang lalu
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
3 jam yang lalu
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
3 jam yang lalu
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved