Wanita Pakistan Dirajam, karena Suami Tak Tebus Rp19 Juta

Jum'at, 30 Mei 2014 - 18:33 WIB
Wanita Pakistan Dirajam,...
Wanita Pakistan Dirajam, karena Suami Tak Tebus Rp19 Juta
A A A
LAHORE - Teka-teki motif wanita hamil di Pakistan yang dirajam hingga tewas oleh keluarganya sendiri mulai terungkap. Menurut suami korban, Mohamad Iqbal,45, dia tidak mampu membayar £1.000 atau sekitar Rp19 juta sesuai yang dituntut keluarga korban.

Farzana Iqbal,25, telah dirajam atau dilempari batu hingga tewas oleh keluarga dan mantan tunangannya, setelah dia memilih menikah dengan pria pilihannya sendiri. Ayah korban yang menjadi salah satu tersangka, mengklaim tindakan itu atas nama kehormatan keluarga. Dia masih meyakini, wanita yang menikah dengan pria pilihannya sendiri akan membawa aib bagi keluarga. (Baca: Nikahi Pria Pilihan Sendiri, Wanita Pakistan Dirajam Keluarganya)

Menurut Mohamad, keluarga istrinya menuntut “uang kehormatan” senilai Rp19 juta. Jika tidak dipenuhi, keluarga itu tidak akan membiarkan istrinya hidup. Dia sendiri tidak berdaya dan “dipaksa” menonton ketika istrinya dilempari batu hingga tewas di luar pengadilan tinggi di Pakistan.

Pasangan itu semula ingin mendaftarkan penikahan mereka. Namun, maut merenggut Farzana. Tindakan rajam ilegal itu telah menuai kecaman dari seluruh dunia. Menteri Luar Negeri Perancis, William Hague, menyebut tindakan pembunuhan itu sangat biadab.

“Ini cara mengerikan dan kekejaman yang tak terkatakan dan ketidakadilan membunuh seorang wanita untuk melaksanakan haknya untuk memilih siapa yang dicintai dan dinikahi,” kata Hague, seperti dikutip Mirror, semalam (29/5/2014).

“Ini sama sekali tidak ada kehormatan dalam pembunuhan (yang diklaim) demi kehormatan dan saya mendesak pemerintah Pakistan untuk memberantas praktik biadab ini. Saya menyerukan kepada pemerintah Pakistan untuk menyelidiki pembunuhan mengerikan ini sepenuhnya dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan,” imbuh Hague.

Mohammad, tampak berteriak minta tolong ketika istrinya tak berdaya dilempari batu oleh keluarganya sendiri. ”Salah satu kerabat saya ditelanjangi. (Saya) mencoba mendapatkan perhatian polisi, tetapi mereka tidak campur tangan,” keluh Mohamad yang masih dirundung duka.

”Mereka menyaksikan Farzana dibunuh dan tidak melakukan apa pun.Saya mencoba untuk menyelamatkan hidup istri saya, tapi saya gagal,” kata Mohamad lagi.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
42 menit yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
1 jam yang lalu
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
1 jam yang lalu
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
2 jam yang lalu
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
3 jam yang lalu
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved