AS dan Rusia Bergerak Menuju Perang Dingin II

Selasa, 20 Mei 2014 - 17:59 WIB
AS dan Rusia Bergerak...
AS dan Rusia Bergerak Menuju Perang Dingin II
A A A
MOSKOW-Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, blak-blakan soal ketegangan Rusia dengan Amerika Serikat (AS) yang dipicu krisis Ukraina. Medvedev mengatakan, sanksi yang dijatuhkan pemerintah AS terhadap para petinggi Moskow telah membuat jalan buntu hubungan kedua negara.

Dia bahkan memastikan, sanksi dari AS akan memicu Perang Dingin II. ”Kami perlahan tapi pasti bergerak menuju Perang Dingin II,” kata Medvedev, dalam wawancara dengan stasiun televisi Blooomberg yang dilansir Itar-Tass , Selasa (20/5/2014).

“Seorang politisi yang kompeten bagaimana membuatnya jadi pendiam, hati-hati, halus, bijaksana dan hati-hati dengan keputusannya. Yang , saya percaya , (Presiden AS, Barack) Obama berhasil untuk sementara waktu,” ucapnya.

”Tapi apa yang sedang dia lakukan sekarang, sayangnya membuktikan bahwa pemerintah Amerika telah kehabisan sumber daya, dan Amerika Serikat adalah salah satu pihak yang menderita,” imbuh Medvedev. Dia menyindir kepemimpinan Obama tidak memiliki kebijaksanaan politik.

Perdana Menteri Rusia itu mengaku, secara pribadi kecewa dengan cara Obama menangani krisis di Ukraina. “Saya sangat menyesal bahwa apa yang kita capai itu, hasil yang kita dapatkan, sekarang sedang dikurangi menjadi nol,” katanya mengacu pada tindakan AS yang mengacaukan hasil usaha kerjasama Rusia dan Ukraina di era pemerintahan sebelumnya.

Rusia, lanjut dia, tidak terima dengan sanksi yang dijatuhkan terhadap para petinggi Moskow. Untuk itu, Rusia kini menyiapkan sanksi balasan terhadap AS. (Baca: Rusia Siapkan Sanksi Balasan pada Amerika)

”Tentu saja, ada rencana tindakan, tergantung pada bagaimana situasi yang akan berkembang,” katanya. ”Paket kami (berupa) tindakan balasan tidak hanya mencakup langkah-langkah menuju perbaikan bertahap dari situasi di perekonomian kita, tetapi juga langkah-langkah yang mungkin menargetkan negara-negara tertentu,” ancam Medvedev.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
31 menit yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
1 jam yang lalu
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
2 jam yang lalu
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
3 jam yang lalu
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved