NATO Siap Ladeni Rusia jika Serbu Baltik

Senin, 19 Mei 2014 - 17:47 WIB
NATO Siap Ladeni Rusia...
NATO Siap Ladeni Rusia jika Serbu Baltik
A A A
OLKUSZ-Sebuah dokumen perencanaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah bocor ke media. Isinya adalah persiapan NATO untuk meladeni pasukan Rusia, jika setiap saat menyerang negara-negara Baltik.

“NATO akan berjuang untuk mempertahankan negara-negara Baltik dari setiap agresi Rusia dengan cara konvensional,” bunyi bocoran dokumen tersebut yang dirilis media Jerman, Spiegel, Senin (19/5/2014).

Negara-negara di Eropa Timur, terutama tiga negara Baltik, yakni Estonia, Latvia, dan Lithuania telah gusar setelah Rusia mencaplok Crimea dari Ukraina. Tak hanya itu kegusaran tiga negara pecahan Uni Soviet yang telah bergabung ke NATO itu juga dipicu keberadaan 40 ribu pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina.

Untuk meredam kecemasan tiga negara Baltik itu, Amerika Serikat telah mengirimkan 600 tentaranya ke tiga negara itu. Ratusan tentara Amerika Serikat tersebut akan bergabung dengan pasukan NATO lainnya untuk siaga dan latihan perang di Eropa Timur.

“Kemampuan dan niat Rusia untuk melakukan agresi militer secara signifikan tanpa banyak peringatan menimbulkan ancaman luas terhadap keamanan dan stabilitas di kawasan Eropa -Atlantik,” tulis media Jerman itu mengutip bocoran dokumen perencanaan pertahanan NATO.

Masih menurut bocoran dokumen itu, Rusia disebut-sebut mampu melakukan aksi militer dalam waktu singkat secara sewenang-wenang. Pihak NATO sendiri menolak mengomentari bocoran dokumen tersebut.

“Kita tidak pernah mengomentari dugaan kebocoran atau rencana pertahanan kami, tugas utama NATO adalah pertahanan kolektif dan kami akan melakukan apa yang diperlukan untuk mempertahankan sekutu setiap saat jika diserang,” kata juru bicara NATO, Oana Lungescu.

”Mengingat situasi keamanan baru yang diciptakan oleh agresi ilegal dan tidak sah Rusia dalam melawan Ukraina, kami telah mengambil langkah cepat untuk meningkatkan keamanan kolektif di udara, di laut dan di darat,” lanjut Lungescu, seperti dikutip Moscow Times.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
20 menit yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
49 menit yang lalu
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
1 jam yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
2 jam yang lalu
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
3 jam yang lalu
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved