Walikota di Latvia: Ulah pelaut NATO seperti penjajah!

Rabu, 14 Mei 2014 - 14:42 WIB
Walikota di Latvia:...
Walikota di Latvia: Ulah pelaut NATO seperti penjajah!
A A A
Sindonews.com – Meskipun pemerintah Latvia setuju kapal perang NATO beroperasi di wilayahnya untuk menghadapi kemungkinan agresi Rusia, namun ulah para awak kapal perang NATO menuai protes. Perilaku awak kapal perang NATO di wilayah Latvia dianggap seperti pasukan penjajah.

Protes itu disuarakan seorang walikota di Latvia, Aviars Lembergs. Kapal perang NATO telah dikerahkan ke wilayah pelabuhan Venstspils. Dia protes, karena para awak kapal perang NATO tidak mengindahkan hukum setempat.

”Pelaut NATO di Ventspils berperilaku seperti babi, hukum Latvia diabaikan dan aturan kota (juga),” protes Lembergs kepada kantor berita LETA.

“Mereka mabuk, buang air kecil di depan umum, di jendela toko, muntah, minum (alkohol) di depan umum, yang sebenarnya tidak diperbolehkan. Mereka mengambil bunga dan memberikannya kepada pelacur,” imbuh dia yang juga dilansir media Rusia, Russia Today, Rabu (14/5/2014).

Lembergs merupakan pejabat yang mengkritisi kerjasama Latvia dan NATO.”Personil militer asing berperilaku seperti penjajah, yang tidak mengakui kedaulatan Latvia,” keluh dia.

Keluhan walikota di Latvia itu muncul, setelah akhir pekan lalu beberapa pelaut NATO bentrok dengan penduduk setempat di sebuah klub malam. Salah satu pelaut asal Belanda berusia 21 tahun mengalami luka serius dan dibawa ke rumah sakit akibat insiden itu.

Menurut Lembergs, sejak kapal perang NATO tiba di Ventspils, jumlah laporan pelanggaran di kotanya terus meroket. Protes itu, akan dia sampaikan melalui surat kepada Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
24 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved