Dituduh teroris, agen FBI diringkus di Pakistan
Rabu, 07 Mei 2014 - 13:51 WIB
Dituduh teroris, agen FBI diringkus di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Seorang agen FBI Amerika Serikat ditangkap di Pakistan atas tuduhan terorisme. Agen FBI itu diketahui membawa amunisi di dalam tas saat dia naik pesawat di Karachi, Pakistan.
Sang agen yang hendak menuju Bandara Internasional Islamabad ditahan oleh polisi bandara Karcahi. Dia membawa 15 peluru untuk pistol berkaliber 9 mm.
Laman Washington Post pada Rabu (7/5/2014) melaporkan, agen FBI yang identitasnya tidak diungkap itu telah dibawa ke pengadilan Selasa kemarin. Dia didakwa melanggar undang-undang anti – terorisme Pakistan karena membawa senjata dan amunisi dalam penerbangan komersial.
Hakim pengadilan setempat memerintahkan agar agen FBI itu ditahan hingga Sabtu nanti atau sampai penyelidikan oleh aparat keamanan Pakistan tuntas. Penangkapan agen FBI itu menjadi berita utama di Pakistan. Sejumlah stasiun televisi menyiarkan saat sang agen dijebloskan ke penjara.
Sementara itu, para pejabat AS di Washington menegaskan bahwa agen FBI itu memang ditugaskan sementara di Pakistan oleh kantor FBI Miami. Mereka meminta agar identitas agen itu tetap dirahasiakan karena situasi di Pakistan sensitif.
Seorang juru bicara FBI di Miami dalam sebuah pertanyaan mengatakan, penangkapan agen FBI telah dilaporkan ke Departemen Luar Negeri AS. Meghan Gregonis, juru bicara Kedutaan Besar AS di Islamabad mengatakan, para pejabat AS sedang menyelesaikan masalah itu.
”Kami menyadari laporan itu, dan kami berkoordinasi dengan pihak berwenang Pakistan tentang masalah ini,” kata Gregonis.
Kementerian Luar Negeri Pakistan, kini mencurigai gerakan agen asing di negara tersebut. Para pejabat Pakistan kini bergerilya untuk mengumpulkan informasi perihal misi apa yang dilakukan para agen asing di Pakistan.
Sang agen yang hendak menuju Bandara Internasional Islamabad ditahan oleh polisi bandara Karcahi. Dia membawa 15 peluru untuk pistol berkaliber 9 mm.
Laman Washington Post pada Rabu (7/5/2014) melaporkan, agen FBI yang identitasnya tidak diungkap itu telah dibawa ke pengadilan Selasa kemarin. Dia didakwa melanggar undang-undang anti – terorisme Pakistan karena membawa senjata dan amunisi dalam penerbangan komersial.
Hakim pengadilan setempat memerintahkan agar agen FBI itu ditahan hingga Sabtu nanti atau sampai penyelidikan oleh aparat keamanan Pakistan tuntas. Penangkapan agen FBI itu menjadi berita utama di Pakistan. Sejumlah stasiun televisi menyiarkan saat sang agen dijebloskan ke penjara.
Sementara itu, para pejabat AS di Washington menegaskan bahwa agen FBI itu memang ditugaskan sementara di Pakistan oleh kantor FBI Miami. Mereka meminta agar identitas agen itu tetap dirahasiakan karena situasi di Pakistan sensitif.
Seorang juru bicara FBI di Miami dalam sebuah pertanyaan mengatakan, penangkapan agen FBI telah dilaporkan ke Departemen Luar Negeri AS. Meghan Gregonis, juru bicara Kedutaan Besar AS di Islamabad mengatakan, para pejabat AS sedang menyelesaikan masalah itu.
”Kami menyadari laporan itu, dan kami berkoordinasi dengan pihak berwenang Pakistan tentang masalah ini,” kata Gregonis.
Kementerian Luar Negeri Pakistan, kini mencurigai gerakan agen asing di negara tersebut. Para pejabat Pakistan kini bergerilya untuk mengumpulkan informasi perihal misi apa yang dilakukan para agen asing di Pakistan.
(mas)