Bom di tumpukan sampah bunuh 6 warga Somalia
Sabtu, 03 Mei 2014 - 21:26 WIB
Bom di tumpukan sampah bunuh 6 warga Somalia
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya enam orang dilaporkan tewas di Kota Mogadishu, Somalia, Sabtu (3/5/2014). Mereka tewas akibat ledakan sebuah bom yang dikendalikan dari jarak jauh. Diantara korban tewas terdapat seorang pejabat senior Dewan Kota Mogadishu.
Seperti dilaporkan kantor berita Reuters, menurut polisi, bom itu diduga sengaja ditanam oleh gerilyawan Al Shabaab. Bom itu disembunyikan di tumpukan sampah yang ada di sisi sebuah jalan di Kota Mogadishu.
"Sekretaris Jenderal wilayah Banadir (Mogadishu), Abdikafi Hilowle, menjadi target serangan dan ia tewas akibat ledakan,” jelas Mayor Abdikadir Mohamed, seorang anggota polisi Somalia kepada Reuters.
"Sebuah bom yang dikendalikan dari jarak jauh disembunyikan dalam kantong kertas sampah telah menghancurkan mobilnya. Insiden itu terjadi saat mobil Hilowle melewati persimpangan di Kilometer 4, sebuah pusat komersial dan administrasi di Mogadishu,” lanjutnya.
Polisi mengatakan, seseorang anggota Al Shabaab yang bertugas menjaga bom itu, dilaporkan ikut tewas akibat ledakan. Selain korban tewas, bom tersebut juga melukai 25 orang yang berada di sekitar lokasi ledakan.
Al Shabaab sendiri mengaku berada di balik serangan mematikan ini. Menurut mereka, ada 8 korban tewas dalam aksi pemboman ini.
"Kami telah membunuh seorang pejabat senior kota, Abdikafi Hilowle dan 7 pengawalnya. Kami membunuhnya untuk membebaskan warga Somalia," jelas syekh Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer Al Shabaab kepada Reuters.
Seperti dilaporkan kantor berita Reuters, menurut polisi, bom itu diduga sengaja ditanam oleh gerilyawan Al Shabaab. Bom itu disembunyikan di tumpukan sampah yang ada di sisi sebuah jalan di Kota Mogadishu.
"Sekretaris Jenderal wilayah Banadir (Mogadishu), Abdikafi Hilowle, menjadi target serangan dan ia tewas akibat ledakan,” jelas Mayor Abdikadir Mohamed, seorang anggota polisi Somalia kepada Reuters.
"Sebuah bom yang dikendalikan dari jarak jauh disembunyikan dalam kantong kertas sampah telah menghancurkan mobilnya. Insiden itu terjadi saat mobil Hilowle melewati persimpangan di Kilometer 4, sebuah pusat komersial dan administrasi di Mogadishu,” lanjutnya.
Polisi mengatakan, seseorang anggota Al Shabaab yang bertugas menjaga bom itu, dilaporkan ikut tewas akibat ledakan. Selain korban tewas, bom tersebut juga melukai 25 orang yang berada di sekitar lokasi ledakan.
Al Shabaab sendiri mengaku berada di balik serangan mematikan ini. Menurut mereka, ada 8 korban tewas dalam aksi pemboman ini.
"Kami telah membunuh seorang pejabat senior kota, Abdikafi Hilowle dan 7 pengawalnya. Kami membunuhnya untuk membebaskan warga Somalia," jelas syekh Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer Al Shabaab kepada Reuters.
(esn)