Militer Korut latihan tembak di dekat batas, Korsel siaga penuh
Selasa, 29 April 2014 - 19:16 WIB
Militer Korut latihan tembak di dekat batas, Korsel siaga penuh
A
A
A
Sindonews.com – Militer Korea Utara (Korut) menggelar latihan tembak di dekat wilayah dekat perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel). Pihak Seoul siaga dengan manuver Korut di area yang disengketakan dua Korea tersebut.
Latihan tembak militer Pyongyang itu tecatat yang kedua kalinya, setelah manuver serupa berlangsung bulan lalu. Kementerian Pertahanan Korsel mengaku sudah diberitahu hari ini bahwa latihan tembak militer Korut sedang berlangsung di dekat pulau di Semenanjung Korea.
Seorang juru bicara Pemerintah Korsel kepada Reuters mengatakan, “militer (Korsel) sepenuhnya siap.” Latihan tembak dilaporkan dimulai pada pukul 14.00.
Manuver Korut bulan lalu memicu balasan dari militer Korsel. Wilayah manuver Korut yang jadi sengketa dua Korea itu sejatinya sudah dibuat garis-garis perbatasan oleh PBB. Namun, Korut tidak pernah bersedia mengakuinya. (Baca: Militer dua Korea baku tembak, rakyat dievakuasi)
”Korut memberi tahu kami akan ada latihan tembak di dekat perbatasan di dekat pulau Yeonpyeong dan Baengnyeong,” bunyi pernyataan juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel.
Latihan tembak militer Pyongyang itu tecatat yang kedua kalinya, setelah manuver serupa berlangsung bulan lalu. Kementerian Pertahanan Korsel mengaku sudah diberitahu hari ini bahwa latihan tembak militer Korut sedang berlangsung di dekat pulau di Semenanjung Korea.
Seorang juru bicara Pemerintah Korsel kepada Reuters mengatakan, “militer (Korsel) sepenuhnya siap.” Latihan tembak dilaporkan dimulai pada pukul 14.00.
Manuver Korut bulan lalu memicu balasan dari militer Korsel. Wilayah manuver Korut yang jadi sengketa dua Korea itu sejatinya sudah dibuat garis-garis perbatasan oleh PBB. Namun, Korut tidak pernah bersedia mengakuinya. (Baca: Militer dua Korea baku tembak, rakyat dievakuasi)
”Korut memberi tahu kami akan ada latihan tembak di dekat perbatasan di dekat pulau Yeonpyeong dan Baengnyeong,” bunyi pernyataan juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel.
(mas)