Numpang di lubang roda pesawat 5 jam, remaja AS selamat
Selasa, 22 April 2014 - 18:04 WIB
Numpang di lubang roda pesawat 5 jam, remaja AS selamat
A
A
A
Sindonews.com - Seorang remaja Amerik Serikat, beruntung masih selamat, setelah menumpang di lubang roda pesawat selama lima jam penerbangan. Pesawat itu lepas landas dari California menuju Maui, Hawaii.
Federal Bureau of Investigation (FBI) mengidentifikasi penumpang gelap itu berusia 16 tahun. Dia memanjat pagar Bandara San Jose. Dia kemudian menyusup ke lubang roda pesawat Hawaiian Airlines.
Demikian keterangan juru bicara FBI, Tom Simon kepada AFP, Selasa (22/4/2014). Yang mengherankan, kata Simon, remaja itu bisa bertahan di suhu beku dan tanpa oskigen, ketika pesawat mencapai ketinggian 38.000 kaki.
”Dia terlihat keluar dari pesawat di Maui, FBI mewawancarai dia dan menyerahkan dia ke layanan perlindungan anak,” kata Simon. Remaja itu tidak dituntut atas tindakannya sebagai penumpang gelap.
“Namun, jika Pemerintah California memutuskan dia melakukan kejahatan, itu terserah mereka,” lanjut Simon.
Rekaman video keamanan dari Bandara Mineta International di San Jose, menunjukkan remaja itu melompat pagar dan mendekati pesawat Hawaiian Airlines dengan nomor penerbangan 45. Hebatnya, remaja itu tidak terdeteksi ketika masuk ke lubang roda pesawat.
Pesawat mendarat menjelang Minggu pagi di Maui Kahului. Remaja itu, kata Simon, sepertinya tidak sadar selama satu jam. Kemudian bangun dan melompat ke jalanan beraspal. Saat melompat itu, personel dari pesawat Hawaiian Airlines melihatnya.
Kejadian itu menurut Simon langka. Sebab, banyak yang mencoba bertahan di lubang roda pesawat ketika mengudara dan semuanya tewas kedinginan serta kekurangan oksigen.
Dalam satu kasus seperti itu, pernah ditemukan tubuh seorang pria berusia 26 tahun ditemukan kusut di London tahun 2012. Pria itu menyusup di roda pesawat British Airways di Angola dan jatuh ketika pesawat hendak mendarat di Bandara Heathrow.
Federal Bureau of Investigation (FBI) mengidentifikasi penumpang gelap itu berusia 16 tahun. Dia memanjat pagar Bandara San Jose. Dia kemudian menyusup ke lubang roda pesawat Hawaiian Airlines.
Demikian keterangan juru bicara FBI, Tom Simon kepada AFP, Selasa (22/4/2014). Yang mengherankan, kata Simon, remaja itu bisa bertahan di suhu beku dan tanpa oskigen, ketika pesawat mencapai ketinggian 38.000 kaki.
”Dia terlihat keluar dari pesawat di Maui, FBI mewawancarai dia dan menyerahkan dia ke layanan perlindungan anak,” kata Simon. Remaja itu tidak dituntut atas tindakannya sebagai penumpang gelap.
“Namun, jika Pemerintah California memutuskan dia melakukan kejahatan, itu terserah mereka,” lanjut Simon.
Rekaman video keamanan dari Bandara Mineta International di San Jose, menunjukkan remaja itu melompat pagar dan mendekati pesawat Hawaiian Airlines dengan nomor penerbangan 45. Hebatnya, remaja itu tidak terdeteksi ketika masuk ke lubang roda pesawat.
Pesawat mendarat menjelang Minggu pagi di Maui Kahului. Remaja itu, kata Simon, sepertinya tidak sadar selama satu jam. Kemudian bangun dan melompat ke jalanan beraspal. Saat melompat itu, personel dari pesawat Hawaiian Airlines melihatnya.
Kejadian itu menurut Simon langka. Sebab, banyak yang mencoba bertahan di lubang roda pesawat ketika mengudara dan semuanya tewas kedinginan serta kekurangan oksigen.
Dalam satu kasus seperti itu, pernah ditemukan tubuh seorang pria berusia 26 tahun ditemukan kusut di London tahun 2012. Pria itu menyusup di roda pesawat British Airways di Angola dan jatuh ketika pesawat hendak mendarat di Bandara Heathrow.
(mas)