Kiev kantongi bukti Rusia biang kekacauan di Ukraina

Senin, 14 April 2014 - 08:52 WIB
Kiev kantongi bukti...
Kiev kantongi bukti Rusia biang kekacauan di Ukraina
A A A
Sindonews.com – Kementerian Luar Negeri Ukraina menuduh Layanan Khusus Rusia terlibat dalam operasi separatis di Ukraina Timur. Mereka mengklaim sudah mengantongi bukti, bahwa Rusia sebagai biang kekacauan di Ukraina timur yang kini sedang memanas.

“Layanan khusus Rusia dan penyabot memulai operasi separatis besar-besaran untuk merebut kekuasaan, mengacaukan situasi yang mengancam kehidupan warga Ukraina, serta pemisahan wilayah dari negara kita,” demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Ukraina yang diterima Sindonews, Senin (14/4/2014) dari Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta.

Dengan kondisi seperti itu, Pemerintah Ukraina merasa perlu meluncurkan operasi anti-teroris. ”Untuk melindungi kehidupan orang-orang, integritas teritorial dan keamanan negara, Badan Keamanan Nasional dan Dewan Pertahanan Ukraina telah memutuskan untuk meluncurkan operasi anti-teroris besar-besaran terhadap mereka yang berusaha untuk menghancurkan negara kita,” lanjut pernyataan Pemerintah Ukraina itu.

Sedangkan bukti-bukti keterlibatan Layanan Khusus Rusia yang mendukung pemberontakan separatis akan dibeberkan kepada masyarakat internasional. ”Kementerian Luar Negeri Ukraina memiliki semua bukti nyata. Informasi yang relevan dan bukti akan disajikan kepada masyarakat internasional pada pertemuan pada tanggal 17 April 2014 di Jenewa,” imbuh pernyataan kementerian itu.

Sementara itu, citra satelit Inggris juga mengungkap pengerahan puluhan ribu pasukan Rusia, lengkap dengan perlatan tempur di perbatasan Ukraina. Bocoran citra satelit itu diungkapkan Duta Besar Inggris untuk PBB, Mrk Lyall Grant.

”Citra satelit menunjukkan bahwa ada sekitar 35.000 hingga 40.000 tentara Rusia di sekitar perbatasan dengan Ukraina. Mereka dilengkapi dengan pesawat tempur, tank, artileri dan logistik pendukung,” ungkap Grant.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
6 menit yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
45 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
3 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved