Warga Palestina bentrok dengan polisi Israel di situs suci
Minggu, 13 April 2014 - 17:35 WIB
Warga Palestina bentrok dengan polisi Israel di situs suci
A
A
A
Sindonews.com – Kekerasan meletus di dalam komplek Haram al Sharif pada Minggu (13/4/2014), setelah polisi Israel membuka salah satu gerbang komplek Haram al Sharif untuk pengunjung non-Muslim, usai salat subuh.
Juru bicara polisi Israel, Micky Rosenfeld, mengatakan, warga Palestina melemparkan batu dan sejumlah bom molotov ke arah polisi yang memasuki situs tersebut. "Polisi menanggapi dengan menggunakan granat kejut dan memasuki area Temple Mount," ungkap Rosenfeld.
Seperti dilansir Al jazeera, Warga Palestina tetap tinggal di pelataran Masjid al-Aqsa untuk mengantisipasi serangan dari kelompok-kelompok ekstremis Yahudi
Rosenfeld menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Protes meletus bulan lalu setelah seorang politisi sayap kanan Israel, Moshe Feiglin, meminta Knesset Israel untuk memperkuat kontrol Israel atas komplek tersebut dan menjadikannya milik Israel.
Haram al Sharif, yang meliputi Masjid Al-Aqsa dan Kubah Batu, adalah situs ketiga paling suci umat Islam dan dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount. Meskipun pengunjung non-Muslim diperbolehkan masuk, orang-orang Yahudi tidak diizinkan untuk berdoa di lokasi itu, bahkan di bawah hukum Israel.
Juru bicara polisi Israel, Micky Rosenfeld, mengatakan, warga Palestina melemparkan batu dan sejumlah bom molotov ke arah polisi yang memasuki situs tersebut. "Polisi menanggapi dengan menggunakan granat kejut dan memasuki area Temple Mount," ungkap Rosenfeld.
Seperti dilansir Al jazeera, Warga Palestina tetap tinggal di pelataran Masjid al-Aqsa untuk mengantisipasi serangan dari kelompok-kelompok ekstremis Yahudi
Rosenfeld menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Protes meletus bulan lalu setelah seorang politisi sayap kanan Israel, Moshe Feiglin, meminta Knesset Israel untuk memperkuat kontrol Israel atas komplek tersebut dan menjadikannya milik Israel.
Haram al Sharif, yang meliputi Masjid Al-Aqsa dan Kubah Batu, adalah situs ketiga paling suci umat Islam dan dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount. Meskipun pengunjung non-Muslim diperbolehkan masuk, orang-orang Yahudi tidak diizinkan untuk berdoa di lokasi itu, bahkan di bawah hukum Israel.
(esn)