Operasi keperawanan, tren wanita Tunisia sebelum nikah

Kamis, 10 April 2014 - 17:00 WIB
Operasi keperawanan,...
Operasi keperawanan, tren wanita Tunisia sebelum nikah
A A A
Sindonews.com – Operasi mengembalikan keperawanan sedang menjadi tren para perempuan di Tunisia sebelum mereka menikah. Tren itu muncul, karena mereka takut ditolak pengantin laki-laki setelah mengetahui pasangan yang dinikahi sudah tidak perawan.

Ginekelog Tunisia, Faouzi Hajri, mengungkapkan setiap bulan April, para perempuan Tunisia biasanya melangsungkan pernikahan. Mereka, kata Hajri, kerap merengek minta dilakukan operasi untuk memulihkan keperawanan.

Menurut Hajri, tindakan itu hanya untuk meyakinkan pengantin laki-laki. Padahal, lanjut dia, itu hanya ketakutan dari kalangan kaum perempuan konservatif. Dia mengaku melakukan operasi terhadap sekitar 100 wanita setiap tahunnya.

Soal biaya yang mahal pun tidak menjadi persoalan bagi mereka. Operasi semacam itu sudah menjadi hal umum di Tunisia, yang biasa dilakukan di berbagai rumah sakit. Moncef Kamel, dokter di Djerba, Tunisia, mengatakan, operasi seperti itu butuh waktu 30 menit dengan biaya USD550 hingga USD960.”Jumlah perempuan yang mengikuti tren operasi, naik dalam beberapa tahun terakhir,” kata Kamel.

Salima, 32, mengaku menjadi salah satu wanita yang mengikuti tren tersebut. Meskipun pasangannya akhirnya tidak mempertanyakan masalah “kehormatan”-nya itu. ”Kehormatan seorang wanita tidak boleh ditentukan oleh beberapa tetes darah,” katanya, seperti dilansir Al Arabiya, Kamis (10/4/2014).
(mas)
Berita Terkait
Setelah PM, Presiden...
Setelah PM, Presiden Tunisia Juga Pecat Menhan dan Menteri Kehakiman
Presiden Tunisia Saied...
Presiden Tunisia Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Pertama
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Presiden Tunisia Sebut...
Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia
Aksinya Dituduh Kudeta,...
Aksinya Dituduh Kudeta, Ini Jawaban Presiden Tunisia Kais Saied
Turki Kutuk ‘Kudeta’...
Turki Kutuk ‘Kudeta’ di Tunisia, Dianggap Tidak Sah dan Mengkhawatirkan
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
49 menit yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
2 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
4 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
5 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
6 jam yang lalu
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved