Kelompok separatis Ukraina timur minta bantuan Putin

Kamis, 10 April 2014 - 10:21 WIB
Kelompok separatis Ukraina...
Kelompok separatis Ukraina timur minta bantuan Putin
A A A
Sindonews.com – Kelompok separatis pro-Rusia di Luhansk, Ukraina Timur meminta bantuan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Permintaan bantuan itu muncul setelah Pemerintah Ukraina memperingatkan kelompok demonstran itu, bahwa kekuatan militer akan dikerahkan untuk memulihkan ketertiban.

Untuk meredam ketegangan, anggota parlemen Ukraina telah mengusulkan pemberian amnesti atau ampunan bagi para demonstran pro-Rusia itu. Kelompok separatis sempat menduduki tiga bangunan pemerintah untuk menuntut referendum kemerdekaan dari Kiev.

”Tentu saja kita harus meminta Rusia untuk menyelamatkan kita, karena saya tidak melihat alternatif lain,” kata seorang demonstran berbaju loreng yang hanya memberikan nama depannya Vasiliy. ”Putin membantu kita!,” teriaknya, seperti dikutip Reuters, Kamis (10/4/2014).

Wakil pimpinan markas besar Angkatan Darat wilayah Ukraina selatan dan timur, Valery Bolikov, dalam sebuah konferensi pers mengatakan, pembicaraan demonstran dengan pihak berwenang gagal mencapai kesepakatan. ”Pembicaraan terus mengalami beberapa masalah, tetapi mereka menemukan kesimpulan logis,” katanya.

Di luar gedung pertemuan, para pria bertopeng bersenjata Kalashnikov (senapan AK-47), pistol dan senjata jenis lain siaga. Ketegangan memuncak setelah demonstran menduduki gedung dinas kemanan di wilayah iut.

Juru bicara polisi setempat, Tatyana Pogukai, mengatakan bahwa polisi tidak mengambil tindakan apapun, karena negosiasi sedang berlangsung. ”Kami tidak menginginkan kekerasan apapun. Tidak ada yang menginginkan darah atau kematian,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
10 menit yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
40 menit yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
1 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
1 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
3 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved