Australia klaim sinyal yang terdeteksi sesuai data MH370
Senin, 07 April 2014 - 13:29 WIB
Australia klaim sinyal yang terdeteksi sesuai data MH370
A
A
A
Sindonews.com -Sinyal yang terdeteksidetektorblack box(kotak hitam) pesawat yang terhubung di kapal Australia konsisten atau sesuai dengan perekam suara di kokpit pesawat Malaysia Airlines MH370.
Pejabat Australia yang terlibat dalam misi pencarian pesawat MH370, mengatakan sinyal itu konsisten dengan data perekam suara di kokpit pesawat Malaysia yang hilang itu.”Jelas, ini adalah misi (pencarian) yang paling menjanjikan,” kata Angus Houston, kepala badan koordinasi pencarian pesawat MH370 dari Australia dalam konferensi pers di Perth, Australia.
Houston, yang merupakan pensiunan kepala Angkatan Udara Australia itu, mengatakan, dua sinyal telah terdeteksi di lepas pantai barat laut Australia. Sinyal yang terdeteksi pertama berlangsung selama 2,5 jam sebelum kapal Australia meninggalkan lokasi pencarian.
Setelah berbalik, lanjut Houston, kapal tersebut mendeteksi lagi sebuah sinyal sekitar 13 menit. ”Pada kesempatan ini, dua (sinyal) ‘ping’ yang berbeda terdengar,” katanya. ”Secara signifikan, ini konsisten dengantransmisi dari kedua perekam data penerbangan dan perekam suara di kokpit,” katanya lagi, seperti dikutip Reuters.
Pesawat pembawa 239 orang itu hilang misterius setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing sejak 8 Maret 2014. Houston mengatakan misi pencarian pesawat MH370 bisa memakan waktu behari-hari. Namun, misi itu semakin menantang setelah baterai kotak hitam diyakini telah kehabisan daya.
”Dalam air laut yang sangat dalam, tidak ada yang terjadi dengan cepat,” kata Houston yang optimistis dengan deteksi sinyal itu dalam misi pencarian pesawat MH370.
Pejabat Australia yang terlibat dalam misi pencarian pesawat MH370, mengatakan sinyal itu konsisten dengan data perekam suara di kokpit pesawat Malaysia yang hilang itu.”Jelas, ini adalah misi (pencarian) yang paling menjanjikan,” kata Angus Houston, kepala badan koordinasi pencarian pesawat MH370 dari Australia dalam konferensi pers di Perth, Australia.
Houston, yang merupakan pensiunan kepala Angkatan Udara Australia itu, mengatakan, dua sinyal telah terdeteksi di lepas pantai barat laut Australia. Sinyal yang terdeteksi pertama berlangsung selama 2,5 jam sebelum kapal Australia meninggalkan lokasi pencarian.
Setelah berbalik, lanjut Houston, kapal tersebut mendeteksi lagi sebuah sinyal sekitar 13 menit. ”Pada kesempatan ini, dua (sinyal) ‘ping’ yang berbeda terdengar,” katanya. ”Secara signifikan, ini konsisten dengantransmisi dari kedua perekam data penerbangan dan perekam suara di kokpit,” katanya lagi, seperti dikutip Reuters.
Pesawat pembawa 239 orang itu hilang misterius setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing sejak 8 Maret 2014. Houston mengatakan misi pencarian pesawat MH370 bisa memakan waktu behari-hari. Namun, misi itu semakin menantang setelah baterai kotak hitam diyakini telah kehabisan daya.
”Dalam air laut yang sangat dalam, tidak ada yang terjadi dengan cepat,” kata Houston yang optimistis dengan deteksi sinyal itu dalam misi pencarian pesawat MH370.
(mas)