Pakar radar Inggris: Satelit bisa lacak MH370

Minggu, 16 Maret 2014 - 13:42 WIB
Pakar radar Inggris:...
Pakar radar Inggris: Satelit bisa lacak MH370
A A A
Sindonews.com – Seorang ahli dalam sistem radar pesawat militer dan sipil, Profesor David Stupples, mengatakan, bukti-bukti seputar pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang menunjukkan, kalau keberadaan pesawat Boeing 777 itu bisa saja dilacak oleh satelit.

Menurut profesor teknik elektro di City University, London, Inggris itu, pelacakan dengan menggunakan satelit Inmarsat bisa mengungkapkan rute penerbangan MAS MH370. Inmarsat adalah operator satelit komunikasi tertua asal Britania Raya yang berdiri sejak 1979. Operator ini menggunakan 9 satelit.

"Informasi dari sistem radar dan sistem radar pertahanan udara Malaysia adalah salah satu yang terbaik di dunia. Sistem ini akan secara otomatis telah melacak semua pesawat di daerah itu," kata Stupples pada Xinhua, Sabtu (15/3/2014).

"Karena itu, jika tiba-tiba pesawat menghilang dan tidak ada radar sekunder yang mendeteksinya, maka berarti pesawat ini telah mengalami peristiwa yang tiba-tiba dan bencana. Atau, seseorang telah mematikan semua sistem sekunder, sistem transponder, dan sistem komunikasi, lalu kemudian pesawat dibawa turun dari ketinggian," jelasnya.

"Saya berbicara kepada rekan saya yang merupakan kapten Boeing 777. Dan, dia mengatakan, awak peawat tidak dilatih secara khusus untuk menonaktifkan semua sistem tersebut. Sebab, Anda harus melalui beberapa pemutus sirkuit untuk menonaktifkan sistem komunikasi pesawat," tutur Stupples.

Menurut Stupples, sistem komunikasi biasanya diatur oleh staf di darat saat pesawat siap untuk terbang. "Tapi, jika seseorang non awak, yang entah bagaimana bisa mendapat akses ke dek penerbangan, maka mereka harus menonaktifkan semua sistem penerbangan, sistem komunikasi on board," tambahnya.

Stupples mengatakan, untuk mendaratkan pesawat berbobot 200 ton ini membutuhkan landasan pacu sekitar 2.500 meter. “Itu landasan yang cukup besar. Jika mereka menuju ke setiap daratan, sangat mungkin mereka akan dipantau oleh radar primer, yang digunakan untuk pertahanan. Jika mereka melakukan hal itu, maka posisi mereka akan diketahui,” kata Stupples.
(esn)
Berita Terkait
Kronologi Kemerdekaan...
Kronologi Kemerdekaan Malaysia dari Inggris
Malaysia Turut Larang...
Malaysia Turut Larang Masuk Pemegang Visa Jangka Panjang Asal AS dan Inggris
4 Negara Mayoritas Muslim...
4 Negara Mayoritas Muslim yang Dijajah Inggris
Asosiasi Sukarela, Inilah...
Asosiasi Sukarela, Inilah 4 Negara Persemakmuran Inggris di Asia
Jokowi Bangga Daya Saing...
Jokowi Bangga Daya Saing Indonesia Naik Kalahkan Jepang Hingga Inggris
Negara yang Paling Lama...
Negara yang Paling Lama Dijajah, Semuanya Ada di Asia
Berita Terkini
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
15 menit yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
57 menit yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
1 jam yang lalu
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
2 jam yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
2 jam yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
3 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved