Singapura kirim pesawat tambahan untuk cari MH370
Jum'at, 14 Maret 2014 - 18:15 WIB
Singapura kirim pesawat tambahan untuk cari MH370
A
A
A
Sindonews.com – Singapura meningkatkan upaya untuk membantu Malaysia dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang akhir pekan lalu.Hal tersebut diutarakan Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen.
“Fokker 50 Maritime Patrol Aircraft (MPA), sebuah pesawat milik
Republic Singapore Air Force (RSAF) akan berangkat pada Jumat sore dari Changi Airbase menuju Selat Malaka,” ungkap Hen.
Sejauh ini Singapura telah mengirim enam jenis unit pesawat militer, termasuk helikopter, pesawat dan kapal, untuk membantu pencarian pesawat nahas tersebut.
"Singapura tidak akan menyerah. Sebagai bagian dari upaya internasional kami. Saya dapat mengatakan, bahwa prajurit kita dari Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) secara aktif mencari pesawat yang hilang. Entah itu di udara, di air atau di bawah air,” jelas Hen, seperti dilansir Xinhua, Jumat (14/3/2014).
"Semua upaya kami sekarang harus atas nama keluarga penumpang dari pesawat yang hilang, terutama untuk keluarga dari banyak orang Malaysia dan China yang berada di pesawat. Inilah yang menjadi alasan kita untuk terus bekerja," Hen menegaskan.
“Fokker 50 Maritime Patrol Aircraft (MPA), sebuah pesawat milik
Republic Singapore Air Force (RSAF) akan berangkat pada Jumat sore dari Changi Airbase menuju Selat Malaka,” ungkap Hen.
Sejauh ini Singapura telah mengirim enam jenis unit pesawat militer, termasuk helikopter, pesawat dan kapal, untuk membantu pencarian pesawat nahas tersebut.
"Singapura tidak akan menyerah. Sebagai bagian dari upaya internasional kami. Saya dapat mengatakan, bahwa prajurit kita dari Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) secara aktif mencari pesawat yang hilang. Entah itu di udara, di air atau di bawah air,” jelas Hen, seperti dilansir Xinhua, Jumat (14/3/2014).
"Semua upaya kami sekarang harus atas nama keluarga penumpang dari pesawat yang hilang, terutama untuk keluarga dari banyak orang Malaysia dan China yang berada di pesawat. Inilah yang menjadi alasan kita untuk terus bekerja," Hen menegaskan.
(esn)