Cari Malaysia Airlines, China kerahkan 2 kapal
Sabtu, 08 Maret 2014 - 12:49 WIB
Cari Malaysia Airlines, China kerahkan 2 kapal
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah China mengerahkan dua kapal untuk membantu mencari pesawat Malaysia Arilines yang lenyap saat terbang menuju Beijing. Penumpang asal China dan Taiwan merupakan yang terbanyak, yakni 154 orang dari total penumpang 227 orang.
“China telah mengerahkan dua kapal penyelamat ke Laut Cina Selatan untuk mencari pesawat penumpang Malaysia Airlines yang hilang,” bunyi laporan stasiun televisi China, CCTV.
Sedangkan pihak maskapai sendiri mengaku belum mengetahui keberadaan pesawat yang juga membawa 12 warga Indonesia itu. Padahal, pejabat penerbangan Vietnam menyatakan, sinyal pesawat yang lenyap itu sudah terdeteksi.
”Pada saat ini, kami tidak tahu di mana pesawat itu sekarang,” kata Wakil Presiden Operasi Pengendalian Malaysia Airlines, Fuad Sharuji kepada CNN.
Pesawat itu membawa 239 orang, di mana 227 orang merupakan penumpang, dan 12 lainnya merupakan awak pesawat. Dari ratusan penumpang itu, 12 di antaranya warga negara Indonesia.
”Kami mencoba untuk mencari pesawat ini melalui berbagai cara,” lanjut Fuad. Maskapai ini memeriksa laporan bahwa pesawat tersebut mendarat di beberapa tempat, tapi mereka menyebut semua laporan itu tidak benar.
“China telah mengerahkan dua kapal penyelamat ke Laut Cina Selatan untuk mencari pesawat penumpang Malaysia Airlines yang hilang,” bunyi laporan stasiun televisi China, CCTV.
Sedangkan pihak maskapai sendiri mengaku belum mengetahui keberadaan pesawat yang juga membawa 12 warga Indonesia itu. Padahal, pejabat penerbangan Vietnam menyatakan, sinyal pesawat yang lenyap itu sudah terdeteksi.
”Pada saat ini, kami tidak tahu di mana pesawat itu sekarang,” kata Wakil Presiden Operasi Pengendalian Malaysia Airlines, Fuad Sharuji kepada CNN.
Pesawat itu membawa 239 orang, di mana 227 orang merupakan penumpang, dan 12 lainnya merupakan awak pesawat. Dari ratusan penumpang itu, 12 di antaranya warga negara Indonesia.
”Kami mencoba untuk mencari pesawat ini melalui berbagai cara,” lanjut Fuad. Maskapai ini memeriksa laporan bahwa pesawat tersebut mendarat di beberapa tempat, tapi mereka menyebut semua laporan itu tidak benar.
(mas)