Polisi Kenya tewaskan dua militan Al Shabaab
Jum'at, 07 Maret 2014 - 18:50 WIB
Polisi Kenya tewaskan dua militan Al Shabaab
A
A
A
Sindonews.com – Polisi Kenya mengaku telah menewaskan dua militan Al Shabaab di komplek pengungsian Dadaab, sebelah utara Kenya. Dua senapan dan 17 butir peluru berhasil disita dari kedua korban.
“Kedua orang yang tewas dalam serangan merupakan anggota kelompok yang selalu meneror penduduk yang berada di kamp-kamp pengungsian,” ungkap Komandan Polisi Divisi Dadaab, Kalicha Roba, seperti dilansir Xinhua, Jumat (7/3/2014).
Kedua orang tersebut merupakan buronan kepolisian Kenya semenjak satu tahun yang lalu. “Mereka adalah orang-orang yang memiliki misi untuk melakukan kekerasan di negara kita. Mereka telah melakukan segala macam serangan, termasuk serangan granat," Roba menambahkan.
Roba juga mengatakan, bahwa saat ini polisi sedang melakukan operasi besar-besaran untuk menjaga keamanan di kamp-kamp pengungsian yang berada di Kenya.
Pekan lalu, seorang petugas keamanan yang bertugas di kantor Lembaga Kemanusian di Dagahaley tewas ditembak oleh orang tidak dikenal. Polisi menduga penembakan ini dilakukan oleh kelompok militan Al Shabaab yang menyamar menjadi salah satu pengungsi.
“Kedua orang yang tewas dalam serangan merupakan anggota kelompok yang selalu meneror penduduk yang berada di kamp-kamp pengungsian,” ungkap Komandan Polisi Divisi Dadaab, Kalicha Roba, seperti dilansir Xinhua, Jumat (7/3/2014).
Kedua orang tersebut merupakan buronan kepolisian Kenya semenjak satu tahun yang lalu. “Mereka adalah orang-orang yang memiliki misi untuk melakukan kekerasan di negara kita. Mereka telah melakukan segala macam serangan, termasuk serangan granat," Roba menambahkan.
Roba juga mengatakan, bahwa saat ini polisi sedang melakukan operasi besar-besaran untuk menjaga keamanan di kamp-kamp pengungsian yang berada di Kenya.
Pekan lalu, seorang petugas keamanan yang bertugas di kantor Lembaga Kemanusian di Dagahaley tewas ditembak oleh orang tidak dikenal. Polisi menduga penembakan ini dilakukan oleh kelompok militan Al Shabaab yang menyamar menjadi salah satu pengungsi.
(esn)