Korut tak terima dituduh lakukan kejahatan kemanusiaan

Sabtu, 15 Februari 2014 - 17:28 WIB
Korut tak terima dituduh...
Korut tak terima dituduh lakukan kejahatan kemanusiaan
A A A
Sindonews.com–Pihak PBB mengatakan, investigasi kriminal internasional diperlukan untuk menguatkan tuduhan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Korea Utara (Korut). Sementara itu, pihak Korut tidak terima dengan tuduhan tersebut.

Seorang juru bicara Duta Besar Korut untuk PBB di New York, yang menolak untuk memberikan namanya mengatakan kepada AP, Sabtu (15/2/2014), mengatakan, pemerintahannya tidak bisa menerima tuduhan itu. ”Kami benar-benar menolak temuan tidak berdasar dari Komisi Penyelidikan mengenai kejahatan kemanusiaan . Kami tidak akan pernah menerima itu,” katanya.

Sedangkan sebuah panel PBB yang dipimpin oleh pensiunan hakim Australia, Michael Kirby, mengatakan kejahatan terhadap kemanusiaan telah dilakukan di Korut. Dia akan minta dilakukan penyelidikan kriminal internasional .

Dalam sebuah laporan yang akan dirilis pada Senin (17/2/2014), dia meyakini temuan dari penyelidikan akan membuat marah Kim Jong-un, pemimpin Korut.

Komisi yang melakukan penyelidikan selama setahun, lanjut dia, telah menemukan bukti dari berbagai kejahatan, termasuk pembersihan kroni, kejahatan terhadap kemanusiaan yang dialami penduduk, pembiaran kelaparan dan kampanye penculikan individu di Korea Selatan dan Jepang.

Oktober lalu, Kirby mengatakan kepada Majelis Umum PBB, bahwa Komisi Penyelidikan akan memberikan laporan akhir.”Di mana masyarakat internasional akan diwajibkan untuk menghadapi tanggung jawab dan memutuskan tindakan nyata apa untuk melindungi rakyat Korut,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
1 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
2 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
2 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
3 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
4 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
4 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved